Ada kesalahan di dalam gadget ini

Selasa, 13 Desember 2011

Penyakit Terbak: Gumboro

Nama lain            : infectious bursal Disease (IBD)
                Infectious avian nephrasis (pada unggas)
                Infectious bursilitis
Infectious bursal agnet (IBA)
-Penyakit bursa yang menular ini sudah dikenal lama di USA, Inggris, Jerman, Belanda, Itali, Israel, tetapi baru dikenal di Indonesia.
-penyakit ini dijumpai pada ayam dibawah umur 3 bulan. Akut dan sangat menular.
Penyebab.: virus
·         Dapat digolongkan sebagai reovirus yang banyak berlokasi di bursa fabricii (sebelah kelenjar, berbentuk bulat, terletak di atsa cloacae proctalum)
·         Menyerupai virus infectious Bronkitis (IB), tetapi tidak ada bhubunganya dengan IB.
·         Dapat menyebapkan mengecilnya “chiken embriyo” dalam telur yang terkena infeksi
Masa tunas penyakit
·         18-30 jam
·         Kematian terjadi pada hari ke-3 sampai hari ke-5
Gejala:
·         Menyerang anak ayam umur  1 hari sampai 3 bulan yaitu selama Bursa Fabricii masih belum hilang dari tubuh ayam.
·         Gumboro pada anak ayam umur 1-12 hari
Anak ayam tampak sehat, tetapi sebenarnya bursanya sangat rusak dan anak ayam tidak dapat  lagi membentuk/memprosduksi antibody.
·         Gumboro pada anak ayam 3-6 minggu
Ø  Lesu, ngantuk
Ø  Bulu mengerut, bulu di sekitar dubur kotor.
Ø  Mencret berlendir keputihan & kotorannya bau
Ø  Ayam duduk dengan sikap membungkuk
Ø  Tubuh ayam jadi kering karena kehilangan cairan tubuhnya.
Ø  Mudah terkejut.
Ø  Tampak ada iritasi pada duburnya, dan ayam terus menerus mematuki duburnya sendiri (gejala khas gumboro).
Ø  Bila tidur paruhnya diletakkan di lantai.
Ø  Ayam tidak mati, pertumbuhan terganggu, mudah terkena infeksi sekunder.
Ø  Ayam mati karena penyakit ini bangkainya cepat menjadi busuk.
Pencegahan:
-tata laksana yang baik, kebersihan & pencegahan alat2 kandang terhadap pencemaran virus gumboro.
-vaksinasi (cara pencegahan termudah)
Ada 2 macam vaksin gumboro:
1.       Vaksin avirulent àuntuk anak ayam (pencegahan)
2.       Vaksin virulensi besarà untuk ayam dara & induk (menghasilkan anak ayam yang punya kekebalan yang diperoleh dari induknya.
Penggunaan vaksin:
Melalui air minum
Melalui suntikan di bawah kulit/subkultan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut