Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jumat, 02 Desember 2011

Bila Saja

Bila saja kita sedikit berprasangka baik padaNya…
Maka kita pasti tak perlu menebak2 siapakah seseorang yang tertakdir untuk menjadi kekasih hati kita…
Ya… ketika kita bisa sedikit berprasangka baik padaNya…
Pasti tak perlu sakit hati ketika putus cinta…
Tak perlulah berurai2 air mata…
Mmm….
Terkadang kita tak sadar…
Ketika saat ini lamunan kita tertuju pada seseorang… ketika kita telah menjatuhkan hati pada seseorang…
Di saat yang sama….
Di belahan bumi sana…
Yang entah kita tak tau ia siapa…
Ada sesosok pemuda tampan nan shalih tengah menengadahkan tangan…
Atau ada sesosok gadis cantik nan shalihah tak henti bermunajat di sepertiga malamnya…
“ya Allah… jagalah hatiku… dan hati seseorang yang telah Kau pilihkan untukku… jaga ia di sana, hingga ia mencintaiMu melebihi dari segalanya… dan agar nanti Kau pertemukan kami dalam sebuah ikatan suci, dimana telah Kau izinkan hati-hati kami saling merindu dan mencintai…. Hingga tergenapkan sudah separuh dien ini atas ridhoMu… jangan Kau izinkan hatiku terpaut pada seseorang yang datang sebelum dirinya… bila nanti Kau izinkan aku mencintainya… maka jangan pula membiarkan cintaku padaMu berkurang karenanya… tapi semakin kuatkanlah cintaku padaMu dengan dibersamai cintanya… izinkanlah aku mencintai kekasih yang telah Kau pilihkan untukku… dengan segala kesederhanaannya, dengan keshalihannya… segala kekurangan dan kelebihannya… dan jadikanlah kami sepasang kekasih yang tak hanya mencinta di dunia… tapi kelak, pertemukanlah kami kembali di taman surgaMu yang abadi….”
Subhanallah… indah bukan..ketika ada seorang yang shalih yang mendoakan kita seperti itu?
Betapa indahnya keshalihannya itu…
Betapa ia ingin.. agar hatinya utuh ketika ia berikan pada kita….
Andai saja… kita bisa sedikit berprasangka baik padaNya…
Maka.. sebenarnya tak perlu ada keraguan di hati ini…
Ahh…tapi tak jarang… kita terlalu tak sabar….
Terburu2 melalui jalan pintas… dengan memberikan cinta pada seseorang yang belum pasti adalah yang Allah pilihkan…
Ya… bukankah menanti itu butuh kesabaran?
Tapi… bukankah menolak untuk membagi cinta sebelum waktunya juga butuh kesabaran?
Ibarat orang berpuasa…
Pasti ia tak sabar menunggu adzan maghrib tiba…
Ketika ia tak sabar maka ia pasti akan memilih untuk berbuka sebelum saatnya… padahal ia sangat sadar, ia hanya harus bersabar sampai adzan berkumandang….dan akhirnya ia bisa berbuka dengan segala kenikmatan dan meraih pahala dariNya….
Kita pun demikian….
Kita hanya diminta untuk bersabar….
Hingga datanglah waktu kita berbuka…
Dengan ditandai sebuah akad….
Dan terucap kalimat ..”sah? sah? Saaaah”
Barakallahu laka wa baraka alaika wa jama’a bainakuma fii khair….
Ya…. Dan setelah itu… bolehlah kita berbuka.. menikmati tiap keindahan kekasih hati pilihanNya… dan tentu saja sudah atas izin dan ridhoNya…
kita sangat sadar…bahwa kita hanya harus bersabar… menunggu saatnya tiba…
Hmm…tapi terkadang… kita masih saja tak sabar….
Seringkali menikmati keindahan sosok2 lain yang belumlah pantas untuk kita rindui…apalagi kita cintai…
Sabar…..
Kata yang mungkin tak mudah… bagi kita yang masih sendirian…
Tapi… tenanglah….
Ketika kita sabar….
Maka Allah akan memberikan sebuah “kado cantik” untuk kita dengan baik2….
Tapi ketika kita tak sabar….dan malah memaksa….
Maka… bisa jadi… Allah akan tetap meberikan “kado cantik” itu bukan dengan cara mengulurkannya baik2 tapi justru melemparkannya di depan wajah kita….
Pilih mana? Bersabar lalu mendapatkan kado cantik dengan diulurkan secara baik2? Atau… tak sabar,lalu mendapati kado cantik itu terlempar mengenai wajah kita?
Ya…
Kita punya pilihan kita masing2….
Tanyakanlah pada hatimu….
Jalan mana yang hendak kau pilih…
Bila saja…. Kita bisa sedikit berprasangka baik padaNya….
Pasti saat ini… kita lebih memilih untuk mencintaiNya lebih dari segalanya….
Hingga ia berikan sesosok shalih yang sudah tertakdir menjadi kekasih hati kita….
Yang pantas untuk dirindu dan dicinta….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut