Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 19 Januari 2012

surat untuk Sondang Hutagalung

Sondang Hutagalung mahasiswa yang tewas bakar diri ketika melakukan demo 
http://metro.vivanews.com/news/read/270381-wanita-bakar-diri-di-depan-istana-negara






Aku turut berduka atas kematianmu
Aku turut bersedih atas harapan-harapanmu
Tapi aku sangat kasihan padamu
Karna kamu tak selayaknya mati dalam kondisi seperti itu
Dalam suratmu kubaca
Dalam suratmu ku pahami
Dan ku tahu kau tak memahami hidup ini

Sobat…
Kita senasip seperjuangan
tapi
jangan salahkan ketidak adilan, karna manusia tak pernah bisa adil
jangan salahkan ketidak pedulian, karena manusia mahluk individu
jangan salahkan kemiskinan, karna kaya dan miskin akan selalu ada
jangan salahkan rasa sakit dan sedih, karna sebenarnya itu anugrah tuhan
kau boleh mengutuk penguasa jahat
kau boleh mengutuk para penjahat
tapi
jangan pernah kau kutuk hidupmu seperti ini
sebenarnya hidupmu masih panjang
jalamu masih di butuhkan
tapi kaupilih mengahirinya
dengan mambakar api dalam tubuhmu sendiri

aku tak suka gayamu berdemo
itu munafik dalam diriku
jika kamu memang berpihak pada rakyat
jangan Cuma omong di depan wakil rakyat
buktikan!!!!

kau tahu?
Rakyat tak butuh omong kosong yang tak berarti sepertimu
Memang kamu berjuang untuk mereka
Tapi tahukah kamu yang mereka buktikan hanya tindakan nyata

Jika kamu masih hidup aku ingin mengirikan surat ini padamu
Agar kamu tahu, yang di butuhkan rarakyat itu adalah tindakan
Tindakan mahasiswa membangun Negara ini sekarang maupun kelak
Bukan menghancurkan barang-barang orang lain seperti pendemo
 Jangan pernah menggerutu pada keadaan
Tegarkan dan dinginkan pikiran
Cari jalan terbaik dari semuanya
Jangn hanya bercibir kata di depan wakil rakyat
Wakil rakyat sendiri masih termasuk rakyat
Yang punya hak dan kewajiban

Sudah lah…
Sejuta kata untukmu tankan berarti lagi
Sekarang kau telah mati
Selamat tinggal untukmu di hati
Semoga pengorbananmu berarti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut