Jumat, 07 September 2012

Lelaki Bangsat


Seorang gadis berusia 20-an menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.

“Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki bangsat. Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu..” “Hmm.. panggilan itu memang hinaan yg agak melampaui batas untuk seseorang.. tapi, mungkin kamu punya 
sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian. Ceritakanlah kpd saya agar saya dapat membantu..”

“Ya memang ada.. pd satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai.

Dia pegang tangan saya.” “Dia pegang tangan kamu seperti ini?” dr Tomi memberi contoh.

“Ya. seperti yg dokter lakukan”

“Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil bangsat dong. Itu tandanya dia tidak mau berpisah dgn kamu…”

“Kemudian dia merapatkan badannya k epada saya dan memeluk bahu saya…”

“Dia lakukan seperti inikah?”

“Ya. seperti inilah dia peluk saya dokter..”

“Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dgn kamu”
kata dr Tomi.

“Kemudian dia cium saya..”

“Dia cium kamu seperti ini ?”

“Ya. Ciumannya sama seperti yg dokter lakukan.”

“Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil bangsat dong, itu tandanya dia sayang kamu, toh?”

“Kemudian dia memasukkan tangannya kedalam baju saya & meraba2 buah dada saya dokter..”

“Dia lakukan seperti ini kah?”

“Ya, seperti yg dokter lakukan inilah cara dia memperlakukannya..”
“Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau membelai diri kamu..”

“Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu..”

“Adakah kamu membantah tindakannya?”

“Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia..”

“Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini ?”
“Ya, sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter…”

“Itu masih belum layak dipanggil bangsat, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya”

“Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dgn saya dok…”

“Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?”

“Ya. Memang itulah yg dia lakukan ketika itu”
“hmm, itu juga masih belum boleh dipanggil bangsat. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!”

“Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS”

“HAH?? BRENGSEK!! DIA..MEMANG .. BANGSAT!!.. BANGSAAATTT!!!!.. LELAKI BAAANGSAAAAAAAATTTTTT!!!!!!!!……”

Cara membaca karakter Orang dari huruf depan Nama nya


Seseorang sering berkata, “apalah arti sebuah nama? Tidak terlalu penting itu, yang penting pribadi atau perilakunya”. Bisa jadi benar ungkapan tersebut, tapi apakah seseorang mau me
mpunyai nama yang konotasi (arti/makna) nya jelek? Tentu tidak sama sekali. Secara naluri setiap orang tua saat memberi nama pada sang buah hatinya, berharap kelak di kemudian hari sang anak akan tumbuh seperti harapan mereka yang tercermin dari nama yang diberikan.

Seperti contoh nama “bagus” atau “indah”, sang pemberi nama berharap, pribadi pemilik nama tersebut akan tumbuh menjadi manusia yang berakhlak mulia, indah perilaku dan budi pekertinya, juga tidak menutup kemungkinan pemilik nama tersebut akan mempunyai paras wajah tampan/ayu dan menawan bagi lawan jenisnya. Bahkan dalam tradisi (budaya) suku/ras tertentu, saat pemberian nama bagi sang bayi disertai pula dengan upacara-upacara adat/ritual tertentu agar benar-benar membawa keberuntungan kelak.
Nama memang mengandung ungkapan/makna tertentu, begitu juga dengan huruf atau abjad nama terdepan seseorang. Karakter atau sifat alami dari abjad/huruf nama depan seseorang dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok :

Abjad “A”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- memiliki pendirian yang kuat, sulit untuk dipengaruhi orang lain dan cenderung keras kepala.
- dapat bersifat adil tetapi kadang-kadang bisa bersifat sangat egois, jika tidak sesuai dengan keinginannya.
- kurang memiliki kemampuan adaptasi yang baik jika memasuki lingkungan (nuansa) yang baru.

- ingin selalu diperhatikan dan menjadi pusat perhatian.
- memiliki kasih sayang yang cukup tetapi kurang romantis dalam hal asmara.
- sulit mengambil keputusan dalam waktu cepat karena memiliki pertimbangan/analisa yang panjang.
- terlalu cepat menyerah jika dihadapkan dengan permasalahan yang sangat rumit.
- energik, ceria dan senang bercanda.

Abjad “C, E, F, G”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- suka menyenangkan orang lain
- senang tampil modif dan kadang-kadang atraktif.
- energik, ceria dan mudah berteman
- bisa menerima pendapat orang lain, meski bertentangan dengan keinginannya.
- senang memotivasi orang lain untuk maju
- kasih sayangnya kurang dan meski orangnya cukup romantis.
- manja dan suka merajuk.
- rela berkorban demi nama baiknya.

Abjad “B, D, O, Q”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- pribadinya tertutup dan senang mendominasi.
- tidak mudah menyerah jika dihadapkan dengan situasi yang sulit.
- sangat perhatian dengan keluarga dan pasangannya.
- hemat dalam pengeluaran dan kadang-kadang pelit karena pertimbangan dan alasan tertentu.
- daya tahan tubuhnya kuat meski sering sakit.
- memiliki potensi lebih di bidang olah raga.
- senang menganalisa, serius dan cukup humoris.

Abjad “I, J, L, T”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- cukup terbuka dengan segala keadaan.
- kurang mandiri dalam hal ekonomi.
- senang berteman dengan siapa pun dan bisa menempatkan dirinya.
- mudah sakit dan daya tahan tubuhnya lemah.
- kurang kuat pendiriannya dan mudah dipengaruhi orang lain.
- selalu senang dengan hal-hal baru
- pemalu
- cepat menganalisa tapi kadang lambat jika harus mengambil keputusan.
- sangat perhatian dengan pasangannya, cukup romantis tetapi kadang menjemukan.
- pandai mengambil hati orang lain.

Abjad “P, R”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- sering ceroboh dan kurang berhati-hati.
- pribadinya ramah, senang bergaul dan sedikit tertutup.
- senang dengan keindahan.
- kurang rapi dalam penampilan.
- memiliki daya tahan yang cukup dalam hal-hal yang membutuh ketelitian.
- tidak senang menjadi pusat perhatian dan senang mengalah.
- suka bercanda dan sedikit pemarah.
- gemar membantu orang lain.
- cukup mandiri dalam hal ekonomi

Abjad “H, K, M, N”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- pendiriannya keras, kuat, tetapi perasaannya lembut hingga mudah menangis.
- memiliki analisa yang mendalam tentang sesuatu
- senang memendam perasaan dan sulit untuk mengungkapkan
- bersifat bijak, adil dan suka mengayomi.
- selalu menjadi pusat perhatian karena tutur katanya.
- teliti dalam mengambil keputusan tetapi kadang tergesa-gesa dan ceroboh.
- rela berbagi dengan orang lain.
- mempunyai potensi lebih dalam bidang agama.

Abjad “U, V, W”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- selalu terbuka dan dapat menerima pendapat orang lain.
- senang bergaul dengan siapa pun
- boros dalam pengeluaran dan kurang menyukai hal-hal yang terkait dengan ketelitian.
- suka dipuji dan disanjung.
- pendiriannya cukup kuat dan penuh dedikasi mengemban tugas
- punya potensi lebih dalam bidang ekonomi.
- suka menyenangkan pasangannya dan tidak begitu romantis dalam hal asmara.
- jarang marah dan suka memendam emosinya.

Abjad “S, X, Y, Z”, sifat-sifat atau karakter alaminya adalah :

- pribadinya unik, suka memberi kejutan.
- memiliki potensi lebih dalam bidang seni.
- pandai menutupi perasaannya di depan publik
- boros dalam pengeluaran.
- senang mengeksplorasi hal-hal baru
- senang akan tantangan .
- ceroboh dan kurang hati-hati
- serius dan kurang suka bercanda
- alur pikirannya sering meloncat-loncat dan tidak terstruktur hingga sulit dipahami orang lain

Rabu, 05 September 2012

7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras


Di jaman sekarang, banyak orang bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat, terutama untuk pekerja kantoran. Karena kebiasaan bekerja keras di kantor, seseorang bisa terus merasa sibuk, meski telah
 tiba di rumah. tanpa disadari, Anda mungkin bekerja lebih keras dan lebih lama demi mencapai keberhasilan.

Namun anda tentu tahu bahwa bekerja terlalu keras dapat membahayakan kesehatan. Hasil jerih payah yang diperoleh dari pekerjaan yang kita lakukan bisa habis seketika, jika mengalami sakit akibat terlalu lelah bekerja.



Para pecandu kerja, seringkali melakukan hal-hal buruk yang membuat kesehatan mereka kian menurun dari hari ke hari. Berikut tujuh kebiasaan buruk bagi si ‘workaholic’, yang harus segera dihilangkan:

1. Lupa untuk bersantai
Ini bisa menyebabkan stres. Padahal jika meluangkan waktu untuk bersantai sejenak, Anda bisa lebih waspada dan termotivasi. Terlalu banyak tekanan atau stres kronis justru membuat seseorang tidak produktif.

2. Makan di perjalanan
Antara rapat, panggilan konferensi, dan tenggat waktu, sering membuat seseorang lupa untuk meluangkan waktu makan siang yang sehat. Mengonsumsi makanan pun perlu dalam keadaan tenang tanpa dirundung rasa cemas dan tergesa-gesa. Ini penting agar kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi mudah diserap tubuh dan menjadikan seseorang lebih produktif, terutama untuk menciptakan ide cemerlang demi hasil pekerjaan yang baik.

3. Menunda tidur untuk pekerjaan
Seorang profesional yang super sibuk pun tetap butuh istirahat sebanyak tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Kehilangan waktu tidur dapat menyebabkan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah memori. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan obesitas.

4. Tidak ada waktu untuk berolahraga
Melakukan olah raga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda.

5. Tetap bekerja ketika sakit
Banyak orang datang ke kantor untuk bekerja walaupun sedang sakit. Namun, ada tiga alasan penting saat sakit Anda perlu tetap di rumah. Pertama, tak seorang pun ingin Anda menjadi penyebar kuman dan penyakit di kantor. Kedua, Anda sudah pasti jadi kurang produktif dan ketiga, Anda perlu istirahat agar bekerja lebih baik.

6. Minum alkohol (terlalu banyak)
Minum berlebihan dapat menyebabkan alkoholisme, penyakit hati, dan beberapa bentuk kanker.

7. Melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan
Hal ini wajib Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah orang lain mengembangkan penyakit, dan mendapatkan perawatan yang terbaik jika Anda memiliki kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit. Anda perlu tahu apa yang terjadi dalam tubuh.

Kamis, 23 Agustus 2012

1 JAM YANG TAK TERNILAI

 (renungan)

Seorang pria pulang kantor terlambat, dalam keadaan lelah dan penat, saat menemukan anak lelakinya yang berumur 5 tahun menyambutnya di depan pintu.

“Ayah, boleh aku tanyakan satu hal?”
“Tentu, ada apa?”
“Ayah, berapa rupiah ayah peroleh tiap jamnya?”
“Itu bukan urusanmu. Mengapa kau tanyakan soal itu?” kata si lelaki dengan marah.
“Saya cuma mau tahu. Tolong beritahu saya, berapa rupiah ayah peroleh dalam satu jam?” si kecil memohon.
“Baiklah, kalau kau tetap ingin mengetahuinya. Ayah mendapatkan Rp 20 ribu tiap jamnya.”

“Oh,” sahut si kecil, dengan kepala menunduk. Tak lama kemudian ia mendongakkan kepala, dan berkata pada ayahnya, “Yah, boleh aku pinjam uang Rp 10 ribu?”


Si ayah tambah marah, “Kalau kamu tanya-tanya soal itu hanya supaya dapat meminjam uang dari ayah agar dapat jajan sembarangan atau membeli mainan, pergi sana ke kamarmu, dan tidur. Sungguh keterlaluan. Ayah bekerja begitu keras berjam-jam setiap hari, ayah tak punya waktu untuk perengek begitu.”

Si kecil pergi ke kamarnya dengan sedih dan menutup pintu. Si ayah duduk dan merasa makin jengkel pada pertanyaan anak lelakinya.
Betapa kurang ajarnya ia menanyakan hal itu hanya untuk mendapatkan uang? Sekitar sejam kemudian, ketika lelaki itu mulai tenang, ia berpikir barangkali ia terlalu keras pada si anak. Barangkali ada keperluan yang penting hingga anaknya memerlukan uang Rp 10 ribu darinya, toh ia tak sering-sering meminta uang. Lelaki itu pun beranjak ke pintu kamar si kecil dan membukanya.

“Kau tertidur, Nak?” ia bertanya.
“Tidak, Yah, aku terjaga,” jawab si anak.
“Setelah ayah pikir-pikir, barangkali tadi ayah terlalu keras padamu,” kata si ayah. “Hari ini ayah begitu repot dan sibuk, dan ayah melampiaskannya padamu. Ini uang Rp 10 ribu yang kau perlukan.”

Si bocah laki-laki itu duduk dengan sumringah, tersenyum, dan berseru, “Oh, ayah, terima kasih.”
Lalu, sambil menguak bantal tempatnya biasa tidur, si kecil mengambil beberapa lembar uang yang tampak kumal dan lecek.
Melihat anaknya ternyata telah memiliki uang, si ayah kembali naik pitam. Si kecil tampak menghitung-hitung uangnya.

“Kalau kamu sudah punya uang sendiri, kenapa minta lagi?” gerutu ayahnya.
“Karena uangku belum cukup, tapi sekarang sudah.” jawab si kecil.
“Ayah, sekarang aku punya Rp 20 ribu. Boleh aku membeli waktu ayah barang satu jam? Pulanglah satu jam lebih awal besok, aku ingin makan malam bersamamu.”

Terkadang kita terlalu asyik dengan dunia kita sendiri tanpa mempedulikan orang2 di sekitar kita yg merindukan kita, membutuhkan kasih sayang kita, membutuhkan perhatian kita.

Semoga kisah ini bisa menggugah agan2 sekalian terutama kaskuser2 yang udah punya anak, jgn pernah melupakan kasih sayang kita

Kamis, 16 Agustus 2012

PANJAT PINANG

Mengingat dekatnya 17 agustus...sya mo kasih cerita ni..!!

.:: panjat pinang ::.

Di sebuah lapangan nampak lah warga setempat sedang menyiapkan atribut untuk melaksanakan lomba 17 an...
Lalu jaka(panitia lomba) merasa heran sekaligus kesal karena cairan yang di pasangkan di pohon pinang g' kunjung licin..!!.
Lalu teman nya(kiki) datang buat menghibur nya..!! 
Kiki : uy jak....lesu banget...

Jak
a : ya ni ki...batang nya g' mo licin...

Kiki : gua ada tebak tebakan ni jak..!!

Jaka : paan.!??

Kiki : batang,batang apa yg bisa ngeluarin cairan licin..??

Jaka : batang hidung ki..kan bisa ngeluarin ingus tu...!

Kiki : pinter juga loo..tp salah...!!

Jaka : truss paan donk..??

Kiki : batang kemaluan..!!
(cairan yg di maksut sperma)

jaka diam sejenak melihat ke arah batang pinang dan kembeli bicara..

Jaka : justru itu gua heran ki..??

Kiki : heran napa lagi..??(sambil menyandar ke batang pinang)

Jaka : batang ni ki...padahal dah gua lumuri pake cairan kemaluan gua ki..kok g' lengket ya..??
Kiki : @///!!!:,.::??~/\;@¿#

Pengikut