Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 03 April 2013

sakit hati


Sakit hati sebuah sakit yang tak terlihat dan sangat sulit disembuhkan, terkadang kata “maaf” pun tak cukup untuk menyembuhkannya, terkadang juga perlu berjuta-juta maaf untuk menenagkanya, terkadang juga perlu bertahun-tahun agar rasa sakit itu hilang. Rasanya sakit hati itu mungkit melebihi sakitnya tertusuk duri, sakitnya tersayat pisau, sakitnya tertabrak mobil dan sakitnya tertusuk jarum suntik. Mungkin sakit tertusuk duri, tersayat pisau atau tertabrak mobil masih ada obat yang diminum dapat menenangkan/sedikit mengurangi rasa sakitnya. Tetapi kalau sakit hati alkohol, bir bahkan sebutir narkoba yang hargganya jutaan tak dapat menenangkanya.

Kalau sakit tertabrak mobil, sakit terkena serangan bakteri virus, sakit karena organ tubuh tak berjalan dengan semestinya mungkin akan ada orang yang membantu, ada yang menyemangati, ada orang yang menjenguk dan ada orang yang mengasihi. Sedangkan sakit hati yang tahu diri kita sendiri tak bakal ada orang yang menjenguk, tak ada yang mengasishi, dan mungkin juga tak ada yang membantu dan menyemangati. Sungguh sial oarang yang tak sedang sakit hati.

Sakit hati ini serasa menyiksa. Menyiksa jiwa, raga, fisik dan rohani semua terasa sakit pada ahirnya. Mungkin hanya kemarahan yang dapat menutupi rasa sakit itu. Kata ustat-ustat, para kiayi-kiayi dan juga kata bapak ibu haji obat sakit hati itu berserah diri pada Allah Tuhan semesta alam, tetapi apakah Allah itu akan segera menyembuhkannya????? Terkadang walaupun sudah bersujut dihadapan-Nya dan mencurahkan keluh kesah kita tetapi obat sakit hati itu tak kunjung datang malah semakin menekan seluruh jiwa raga kita. Menyiksa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut