Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 30 September 2012

sifat hantu

Tidak semua sifat hantu itu jelek. nih sifat hantu yg patut di tiru :

1. Tuyul
Masih kecil udah mandiri, bisa cari uang sendiri

2. Kuntilanak
Susah senang selalu tertawa, ini menunjukkan kepribadian kuntilanak ini optimis.

3. pocong
Dari dulu bajunya nggak pernah ganti, artinya dia tidak tertarik pada fashion, sangat bersahaja.

4. Nyi Roro Kidul
Walau selalu menetap di lautan, tapi pakaiannya selalu lengkap dan sopan, dia nggak pake baju renang, artinya dia selalu menjaga etika dan kehormatan.

5. Jelangkung
Datang nggak di undang, pulang nggak diantar, artinya dia nggak mau merepotkan orang lain.

6. Genderuwo
Ini adalah makhluk halus yang paling istimewa, walau mukanya jelek, ancur, badannya bau, pokonya jorok dan menakutkan tapi sifatnya sangat sabar. Buktinya dia mau baca tulisan ini sampai habis makasih ???? :* (saya kena, kena tipu jg...

Jumat, 28 September 2012

Sejuta Nyamuk Bisa Kuras Darah Manusia


VIVAnews - Tak ada yang lebih bikin keki ketika tengah asyik terlelap selain denging nyamuk di telinga atau rasa gatal di kulit setelah mereka mengisap darah sekenanya.
Selain itu, jika masanya tiba, nyamuk mampu mengantar malapetaka ke tengah keluarga dengan penyakit yang dibawanya: demam berdarah, kaki gajah, malaria.
Meski tak kunjung usai mengganggu, tak ada salahnya kita melongok sedikit fakta menarik tentang serangga ini, seperti dinukil dari laman Discover Magazine.
1. Ada sekitar 2.500 jenis nyamuk tersebar di muka bumi. Sebagian besar darinya aktif pada waktu fajar dan senja, sementara sisanya di tengah hari. 
2. Nyamuk tak pernah menggigit, tapi menyedot darah dari korbannya. 
3. Butuh sekitar 1.200.000 nyamuk untuk mengisap darah seorang manusia dewasa hingga tandas.   
4. Binatang ini dilengkapi sinyal yang mengirim rasa kenyang ketika mereka menyedot darah. Ketika para peneliti di laboratorium mematikan sinyal itu, nyamuk mengisap darah hingga perut mereka meledak. 
5. Nyamuk jantan dikenal sebagai vegetarian yang sensitif. Adapun, yang mengisap darah kita adalah nyamuk-nyamuk betina.
6. Jutaan tahun lalu, ukuran nyamuk tiga kali lebih besar dari ukuran sekarang.
7. Embusan nafas adalah hal yang nyamuk lacak ketika ingin mengisap darah korbannya. Sembunyi, karena itu, bukan ide cemerlang. 
8. Jutaan orang yang hidup hari-hari ini suatu saat akan mati karena penyakit yang disebar-luaskan oleh nyamuk. 
9. Namun, tak ada satu pun yang akan mati karena AIDS. Orang yang terinfeksi HIV hanya memiliki sedikit sekali partikel virus pada aliran darahnya. Jika ada nyamuk yang mengisap darah orang itu, sistem pencernaan nyamuk akan segera mematikan virus tersebut.

Jumat, 21 September 2012

humor dewasa

Aviv adalah anak berusia 5 tahun.. Dia tinggal bersama keluarganya dirumah kontrakan kecil berukuran 21...tau kan kalo rumah ukuran 21 cuma memiliki 1 kamar..jadi aviv masih tidur dengan orang tuanya...dan jika orang tua aviv mau begituan mereka harus menunggu aviv tertidur...
Malam itu ayah aviv sangat ingin begituan dgn istrinya...dan seperti biasa aviv tidur bersama mereka..sang ayah igin tahu
apakah aviv sudah tidur jadi sang ayah memanggilnya..
Ayah : aviv..??
Aviv : ya yah..
Menyadari aviv belum tidur terpaksa ayah nya menunggu 30 menit...
Dan tibalah saat mengecek keadaan tp sekarang giliran ibu yang ngecek..
Ibu : viv.....
Aviv : ya bu....
Aviv masih nyahut panggilan ibunya dan ayah dan ibu aviv terpaksa menunggu setengah jam lagi....
Setelah menunggu ibu aviv kembali mentes apa aviv sudah tidur...
Dan ternyata aviv belum juga tidur sontak hal itu membuat ayah aviv marah karna dia udah bnr bnr ingin bgituan...
Sang ayah pun benar benar membangunkan aviv dan memarahinya.....
Ke esokan paginya aviv menceritakan hal itu pada gurunya dia heran kenapa dimarahin tanpa tau sebabnya....
Mendengar penjelasan aviv gurunya memberi masukan.. ', aviv,ntar kalo papa ato mama nya manggil aviv malam tu diem aja g' usah nyahut walau aviv blum tidur...!',kata nya..
Mendengar nasehat sang guru aviv mengangguk...
Malam harinya ayah aviv sudah sangat pengen begituan karena kemaren g' dapat...
Seperti biasanya ayah mentes aviv,tapi kali ini aviv g' nyahut walaupun dia sebenarnya belum tidur..karen aviv teringat kata gurunya....
Setelah dipanggil beberapakali aviv tidak menyahut..
Dan akhirnya ayah dan ibu aviv mengambil kesimpulan kalo aviv sudah tidur....
Dan orangtua aviv pun mematikan lampu...melihat lampu mati aviv takut...tapi dia tetap pura pura tidur karena takut dimarahi ayahnya....
Kemudian kasur berguncang...aviv tambah takut dan tidak tau yang terjadi karena gelap...beberapa saat kemudian tibalah saat dimana ayah dan ibu pada puncak nya..
Ayah : bu...ayah mau keluar..!!
Ibu : ya yah ibu juga mau keluar..!!
Aviv : aaaaaa aviv ikut.......
Sontak aviv ketakutan mendengar ayah dan ibunya bilang mau keluar.....

Rabu, 19 September 2012

antara SUKA, SAYANG DAN CINTA


Saat kau MENYUKAI seseorang,kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri

Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku menciummu?”

Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku memelukmu?”

Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya…

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata “Sudahlah, jangan menangis.”

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata,”Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama.”

SUKA adalah saat kau melihatnya dari penampilan luarnya dan bukan karena hatinya.

SAYANG adalah saat kau melihatnya, kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan dari matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, “Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..

Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata, “Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan.”

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.

Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus…

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan

SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan

CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun keadaannya

SUKA adalah hal yang menuntut

SAYANG adalah hal memberi dan menerima

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela

Selasa, 18 September 2012

"7 aturan yang harus diperhatikan diawal pacaran"


Tahap awal dari suatu hubungan baru, bisa jadi sangat menantang. Tentunya, Anda tidak mau melakukan kesalahan yang justru membuat kekasih baru pergi meninggalkan Anda dalam usia pacaran yang baru seumur jagung. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda agar dapat mengatasi masa-masa awal tersebut tanpa kesulitan. Mulai dari membicarakan soal pernikahan yang terlalu cepat atau menghormati ruang pribad
i kekasih baru Anda, seperti yang dirangkum dari Become Gorgeous berikut ini.

1. Saling Menghormati Ruang Pribadi Masing-masing
Tidak ada gunanya membuat hubungan Anda menjadi beban dengan saling mengekang satu sama lain. Lebih baik, masing-masing tetap memiliki ruang pribadi untuk melakukan berbagai aktivitas Anda sendiri seperti sebelum berhubungan. Berpikir santai dan percaya terhadap pasangan, tanpa kekhawatiran yang berlebihan akan lebih baik. Selain itu, juga akan membuat hubungan Anda menjadi lebih produktif dan harmonis bagi kedua belah pihak.

2. Tidak Terburu-buru Membicarakan Rencana Masa depan
Membicarakan soal komitmen dan pernikahan di awal hubungan bukanlah topik yang bagus untuk dibicarakan dengan kekasih baru. Kebanyakan pria memiliki masalah dengan hal-hal seperti komitmen dan pernikahan. Oleh karena itu, jika Anda melewatkan pembicaraan tentang rencana ke depan, pasangan baru Anda akan cenderung lebih nyaman. Lebih baik Anda menikmati masa-masa indah dari awal hubungan dibandingkan harus mendiskusikan topik besar seperti tinggal bersama dan rencana memiliki anak.

3. Aturan Mengenai Mengumbar Kemesraan di Depan Umum
Rahasia hubungan yang harmonis adalah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai masalah kepercayaan dan batasan pribadi pasangan Anda. Beberapa pria justru tidak nyaman dengan mengumbar kemesraan di depan umum. Anda tidak perlu marah akan hal itu, bukan berarti pasangan tidak mau berdekatan dengan Anda di depan teman-temannya, misalnya. Lebih baik, Anda mempelajari beberapa trik lain untuk tetap dapat mengekspresikan kasih sayang kepada pasangan tanpa membuat orang lain risih.

4. Lebih Mengenal Teman-temannya
Mengenal teman-temannya dan bahkan ikut dalam perbincangan tentunya akan membuat pasangan merasa lebih nyaman. Ketika melihat Anda bisa berbaur dan juga memiliki waktu yang menyenangkan bersama teman-temannya, dia akan merasa Anda memahami dan bisa masuk ke dunianya. Semakin Anda sering meluangkan waktu dan berkomunikasi dengan teman-temannya, akan mengirimkan pesan bahwa Anda menghormati lingkaran pertemanan pasangan Anda.

5. Jangan Mudah Cemburu
Tetap tenang dan jangan marah jika dia melihat seorang wanita yang menarik. Terlalu posesif hanya akan memperburuk suatu hubungan, apalagi cemburu di awal hubungan justru membuat si dia merasa terus dicurigai oleh Anda. Kontrol temperamen dan pancarkan kepercayaan diri Anda. Ini adalah cara yang paling baik untuk tetap menjaga pasangan tanpa harus mengekangnya. Lebih baik jika Anda membuatnya berada di zona nyaman saat Anda bersama.

6. Jangan Menyembunyikan Hal Penting Darinya
Para pakar dalam percintaan juga menyatakan, penting dari suatu hubungan untuk saling jujur, apalagi dalam hubungan baru. Jangan berbohong mengenai fakta misalnya bahwa Anda masih berteman baik dengan mantan. Justru jika dia mengetahui hal-hal yang Anda sembunyikan dari orang lain, hanya akan membuatnya lebih kecewa pada Anda.

7. Jangan Membuatnya Menebak-nebak Apa yang Anda Pikirkan
Hindari konflik dengan mengekspresikan apa yang Anda rasakan secara jujur. Jika Anda membuatnya bertanya-tanya apa yang sebenarnya Anda inginkan, Anda mungkin akan berakhir pada situasi yang memalukan. Tidak perlu menggunakan berbagai metafora atau kebohongan kecil dalam hubungan, lebih baik jujur dan langsung utarakan keinginan Anda.

Rabu, 12 September 2012

Malam mencekam di kost




Malam itu bertepatan dengan malam kamis. Dimana saya sebagai mahasiswa tingkat ahir sedang disibukkan dengan tugas ahir alias sekripsi yang sedang rajin-rajinnya lembur sampai malam supaya dapat segera memulai penelitian dan sekripsi. Malam itu seperti biasa saya online di kampus hingga  malam bersama teman-teman satu tim penelitian. Sebenarnya saat bersama teman-teman itu saya sudah mempunyai rasa yang sangat tidak enak seperti ada udara dingin di kanan dan udara panas di kiri sisi tubuhku. Tapi karena terlalu asiknya berdiskusi membahas rencana penelitian saya tak begitu memperdulikannya.

Saat itu kami tidak selarut malam menyelesaikan pekerjaan kami karena semua sedang ada tugas lain. Kalau malam sebelum-sebelumnya kami bisa sampai jam 12 malam di kampus, malam itu hanya sampai jam 10 malam saja. Setelah masing-masing berpamitan lalu mereka pergi, begitu juga denganku. Tetapi dari semuanya sayalah yang terahir dalam meringkas barang-barang dan pergi meninggalkan fakultas.

Saat pulang mengendarai motor saya melihat sebuah kejanggalan, di depan fakultas saya melihat ada orang yang sedang berbicara sendiri tetapi seolah-olah orang yang dia ajak bicara itu berada tepat di samping dia. Tingkah lakunya seperti orang sedang yang sedang berpacaran berucap saying dan manja tetapi tak ada orang yang dia ajak bicara. Memang di depan fakultas saya menurut rumor memang sedikit mistis. Tapi saya tak menghiraukan orang yang berbicara sendiri itu karena saya ingin segera sampai kost.

Dalam perjalanan ke kost saya sempakan membeli rokok dan cemilan di toko depan gang masuk kost. Lagi-lagi saya melihat sebuah hal aneh. Kali ini saya melihat sebuah bayangan sepeda motor saya tetapi pada bayangan itu seperti ada bayangan lain yang sedang duduk di jok belakang sepeda motor saya dan saat saya amati tiba-tiba bayangan itu memudar lalu lenyap. Saya dapat melihat bayangan sepeda motor saya karena lampu dari toko tersebut yang sedikit menerangi jalan sehingga membuat bayangan benda  yang berdiri di depan toko tersebut. Tetapi saat saya keluar toko tersebut yang ada hanya sepeda motor saya dan saya sendiri, saya berada di depan sepedamotor dan sepeda motor saya berada di kanan saya jadi dalam bayangan di aspal saya berada di depan sepeda motor saya tetapi saya melihat bayangan lain yang berada di atas bayangan sepeda motor saya. Padaha pemilik toko sudah masuk kembali di dalam rumahnya.

Di kost saya melanjutkan kembali pekerjaan saya yaitu membuat proposal penelitian. Saat jam menunjukkan jam 10 malam saya mendengar ada orang marah-marah tetapi perkataanya tak begitu jelas masuk ke telinga saya. Yang jelas perkataanya membentak-bentak orang yang dia marahi. Karena penasaran saya keluar kamar tetapi bukanya makin jelas suaranya tetapi semakin jauh dari kamar suara itu makain tak terdengar. Lalu saya pun kembali ke kamar, anehnya di kamar suara itu benar-benar terdengar walau perkataanya masih tak jelas. Untuk mengurangi rasa penasaran saya keluar masuk kamar berulang-ulang kali tetapi tetap suara itu tidak terdengar di luar kamar saya tetapi di kamar suara itu sangat terdengar. Aku pun mencari sumber suara tersebut mungkin dari MP3 player, radio, laptop, HP maupun BB tetapi semuanya peralatan tersebut tidak mengeluarkan suara. Suara orang yang marah-marah itu seperti berada di tengah-tengah kamar kost saya tetapi saya tak bisa melihatnya. Hal itu ahirnya membuat kulitku merinding disko sejadi-jadinya. Saya bacakan sembarang doa yang saya bisa tetapi suara itu benar-benar belum menghilang.

Aku baru ingat aku belum sholah isak, sambil tetap berdoa sayapun langsung mengambil wudu lalu kembali ke kamar saya untuk sholat. Setelah solat bukannya suara itu menghilang tetapi malan sedikit lebih jelas, sekarang bukan Cuma satu orang yang berbicara tetapi dua orang satu yang marah-marah dan satunya yang membela diri karena di marahi. Hal itu membuat saya semakin bingung tak karuan. Takut dan cemas menambah tekanan batin pada diri saya. Ahirnya setelah sholat itu saya membaca surat yasin dan tahlil hingga selesai dan Alhamdulillah suara itu lalu menghilang.

Setelah kejadian itu saya pergi ke kamar teman saya yang ada di kost. Malam itu kebanyakan teman kost saya sedang beramin futsal dan tinggal saya dan satu anak kost baru yang tidak ikut. Saya ceritakan hal yang saya alami, tak lupa saya minta saran tetapi dia malah ikut takut mendengar cerita saya. Sehingga saya tak ceritakan hal mendetai hingga ahir yang saya alami.

Setelah sedikit tenang saya kembali ke kamar. Jam sudah menunjukkan jam 12 malam dan saya tak jadi meneruskan membuat proposal karena pikiran saya sudah tak mau berpikir lagi setelah kejadian itu. Kumatikan lampu dan kurebahkan tubuh di kasur. Tak berapa lama saya merasa mendengar suara langkah kali disertai suara bisik-bisik di depan kamar saya. Awalnya saya pikir teman-teman saya tetapi saya ingat-ingat lagi teman kost saya belum pulang dari futsal ditambah suara itu lebih mengara pada suara wanita. Saya menjadi penasaran lagi dan segera melangkah keluar.

Belum sempat membuka pintu dari jendela kaca yang terletak di samping pintu kamar, saya melihat ada sosok wanita yang sedang duduk di kursi. Rambutnya terkulai memanjang sebahu menghadap ke arah timur kalau dilihat dari kamar saya terlihat bagian samping dari kanan tubuhnya. Saya pikir-pikir lagi ceweknya siapa yang malam-malam bertamu ke kost ini. Saat itu saya belum melihat bagian tubuhnya karena terhalang tembok. Lalu saya ingat kalau saya yang pulang terahir dan mengunci pintu pagar dan pintu kost, pertanyaan lagi dari mana cewek itu datang? Sempat saya berpikir untuk menegurnya tetapi saat saya akan keluar kamar terlihatlah tubuhnya yang terbalut baju daster serba putih. Mungkin itu yang dinamakan mrs kunti atau yang lainya.

Sepontan bulukuduk saya berdiri semuanya, dengan hati-hali saya melangkah kembali ke atas kasur. Jangan sampai mrs kunti menyadarinya kalu saya meliriknya. Kubalikkan tubuh menghadap tembok. Hingga Saya sama sekali tak berani membalikkan tubuh saya. Kudengar mrs kunti tersebut bersenandung pelan. Entah lagu apa yang sedang ia senandungkan tetapi setiap mendengar senandungnya bulukuduk saya berdiri. Ingin sekali mengambil MP3 di bawah kasur tetapi saya sama sekali tak berani bergerak karena terlalu takut.

30 menit mendengar senandungnya terasa 30 tahun lamanya. Hingga terdengar suara pintu kost di buka disusul suara teman-teman kost ku yang sedang heboh setelah pulang dari futsal. Mendengar itu saya keluar kamar dan menceritakan yang saya alami barusan dan saya tunjukkan kursi yang di duduki mrs kunti tadi. Saya pun minta ijin untuk tidur di kamar salah seorang teman saya karena saya takut.

Sekitar jam 2 pagi (belum sampai 1 jam saya tidur) saya ingin buang hajat, karena sudah sampai ujung saya beranikan diri untuk ke toilet sendiri. sesudah itu karena terlalu ngantuknya saya lupa kalu saya tadi tidur di kamar teman, karena benar-benar lupa saya berjalan menuju kamat saya sendiri dan tidur di kamar saya sendiri. belum sampai 15 menit merebahkan diri di kasur kebanggaan saya lalu di luar saya mendengar suara orang menagis terisak-isak. Suaranya pelan tapi seirama, maksutnya dari awal hingga ahir di ulang ulang suaranya dan nadanya sama terus. Seperti suara orang menagis di rekam lalu di copi dan di putar berulang-ulang.

Barulah saya sadar kalau saya tadi tidur dikamar teman saya dan ketakutanpun bertambah karena saya sadar kalu kali ini saya benar-benar tolol untuk kembali ke kamar sendiri. Entah sampai berapa lama suara itu terdengar di luar kamar saya, karena saya tak berani mendengarnya. Kali ini saya masih sempat membawa HP sehingga sambil tidur saya menyalakan music untuk mengurangi suara tangis itu masuk telinga saya.

Mungkin karena antara benar-benar ngantuk dan sangat  takut membuat sebuh kebodohan. Kenapa saya tak menelefon teman saya? Padahal HP ada di tangan? Pulsa ada? Teman-temanpun sudah di kost semuanya. Tetapi kenapa saya tak melakukanya? Benar-benar bodoh.

Ahirnya pagi itu saya ketiduran sambil masih mendengarkan suara music dan suara tangisan tersebut hingga suara azan subuh berkumandang. Barulah suara tangis itu lenyap dari telinga saya setelah azan subuh berkumandang. Setelah itu sekitar 30 menit saya bisa tertidur dengan sangat nyenyak hingga alaram berdering. Setelah itu sayapun sholat subuh dan rencananya tidur kembali. Tetapi karena suatau hal ahirnya pagi itu saya tidak tidur lagi.

Sore harinya setelah kejadian di pagi itu saya ceritakan pada teman saya. Semuanya menanggapi macam-macam tetapi saya tak peduli lagi. Yang terpenting cukup satu malma yang mencekam di kost tidak untuk yang kedua kali atau yang ketiga kali. 

Senin, 10 September 2012

PENCEGAHAN KERUSAKAN BAHAN PAKAN SELAMA PENYIMPANAN DARI SERANGAN SERANGGA



PENDAHULUAN
            Industri peternakan di Indonesia semakin berkembang. Perkembangan industri peternakan ini menuntut adanya pakan yang berkualitas baik, tersedia setiap saat dengan harga yang layak serta tidak bersaing dengan kebutuhan manusia. Salah satu kendala utama dalam peningkatan produktivitas peternakan di negara berkembang adalah kuantitas dan kualitas pakan yang berfluktuasi khususnya selama musim kemarau.
             Proses penyimpanan terjadi saat bahan makanan dipanen hingga dalam bentuk ransum yang siap dipasarkan dan akan diberikan pada ternak. Proses penyimpanan diperlukan karena perkembangan usaha peternakan harus diimbangi dengan ketersediaan ransum yang memadai dan selalu siap digunakan, sehingga kontinuitas produksi dapat terus berlangsung. Lama penyimpanan akan mempengaruhi sifat fisik dari ransum yang disimpan. Kualitas ransum yang disimpan akan turun jika melebihi batas waktu tertentu. Penyimpanan pakan yang terlalu lama dengan cara penyimpanan yang keliru akan menyebabkan tumbuhnya jamur, kapang, dan mikroorganisme lainnya sehingga dapat menurunkan kualitas ransum. Kerusakan selama penyimpanan meliputi kerusakan fisik, biologi, dan kimia.
            Kerusakan bahan pakan dalam penyimpanan ditentukan oleh interaksi yang kompleks antara kondisi bahan pakan, kondisi lingkungan dan organisme (mikroorganisme, serangga dan rodenta) perusak kualitas bahan pakan. Kerugian yang ditimbulkan selama penyimpanan akibat interaksi tadi berupa kehilangan berat, penurunan kualitas, meningkatnya resiko terhadap kesehatan dan kerugian ekonomis. Serangga dan kutu (arthropoda) mempunyai kontribusi yang besar terhadap kerusakan bahan pakan baik kerusakan fisik maupun kehilangan kandungan zat makanan akibat aktivitasnya. Berbagai kerusakan bahan pakan yang terjadi selama penyimpanan secara umum disebabkan oleh jamur, serangga dan tikus. Serangga dan kutu juga berperan terhadap pertumbuhan jamur dan kapang dalam bahan pakan.

I.     Serangan Serangga Selama Penyimpanan
            Serangga dan kutu (arthropoda) mempunyai kontribusi yang besar terhadap kerusakan bahan pakan baik kerusakan fisik maupun kehilangan kandungan zat makanan akibat aktivitasnya. Berbagai kerusakan bahan pakan yang terjadi selama penyimpanan secara umum disebabkan oleh jamur, serangga dan tikus. Serangga dan kutu juga berperan terhadap pertumbuhan jamur dan kapang dalam bahan pakan. Bahan pakan secara umum tidak akan diserang oleh serangga pada suhu di bawah 17oC, sedang serangan kutu dapat terjadi pada suhu 3 - 30oC dan kadar air di atas 12 persen.
            Aktivitas metabolik serangga dan kutu menyebabkan peningkatan kadar air dan suhu bahan pakan yang dirusak. Arthropoda juga dapat bertindak sebagai pembawa spora jamur dan kotorannya digunakan sebagai sumber makanan oleh jamur. Faktor fisik lingkungan (suhu, kelembaban relatif dan kadar air bahan pakan) mempengaruhi kehidupan serangga. Perkembangbiakan, aktivitas dan pertumbuhan serangga dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Suhu yang rendah akan menekan perkembangbiakan dan aktivitas serangga sehingga pertumbuhannya menurun. Tabel 1. Kadar air dan kerusakan bahan pakan
KADAR AIR (%)
KERUSAKAN
<8
Tidak ada aktivitas, kecuali tikus
8 -14
Gangguan serangga, tikus
14 – 20
Serangga, jamur, tikus
20 – 25
Serangga, jamur, bakteri, tikus
>25
Bakteri, tikus dan biji akan tumbuh
           
            Kerusakan bahan pakan akibat serangan serangga merupakan kasus yang paling sering terjadi. Serangga mengambil dan memakan zat makanan dari biji-bijian atau bahan baku lain yang menyebabkan rusaknya lapisan pelindung bahan. Selain menyebabkan kerusakan secara fisik, karena sifatnya yang suka bermigrasi, serangga dapat memindahkan spora jamur perusak bahan pakan dan membuka jalan bagi kontaminasi jamur atau kapang yang menghasilkan mikotoksin. Serangga perusak bahan pakan antara lain ngengat, penggerek dan kumbang.
            Beberapa faktor fisik dan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan serangga antara lain : suhu, kelembaban relatif, dan kadar air dari komoditas pangan yang disimpan. Suhu mempunyai pengaruh kuantitatif terhadap perkembangbiakan serangga. Suhu rendah menyebabkan pertumbuhan serangga sangat lambat dan mortalitas relatif tinggi. Setiap spesies serangga mempunyai suhu optimum, dimana tingkat pertumbuhan akan mencapai titik optimum (Syarief dan Halid, 1993).
II.  Kerusakan Akibat Serangan Serangga
            Berupa kerusakan fisik dan kimiawi. Kerusakan secara fisik terjadi akibat kontaminasi bahan pakan oleh kotoran, jaring, bagian tubuh dan bau kotoran. Serangga memakan dan merusak struktur fisik bahan pakan, seperti berlubang, hancur dan memicu pertumbuhan mikroorganisme lain. Aktivitas makan yang dilakukan oleh serangga menyebabkan bahan pakan kehilangan berat. Kerusakan secara kimiawi menyebabkan penurunan kualitas bahan. Bahan pakan yang disimpan dapat mengalami beberapa perubahan kimiawi yang dapat merubah rasa dan nilai nutrisi. Serangga hama mampu mempercepat perubahan kimiawi berbahaya. Sekresi enzim lipase oleh serangga mampu meningkatkan proses kerusakan secara kimiawi. Serangan serangga dapat meningkatkan panas bahan pakan. Saat populasi serangga telah mencapai kepadatan tertentu, aktivitas metaboliknya mengeluarkan lebih banyak panas dari yang dapat dihilangkan. Kerapatan populasi yang sangat tinggi dapat meningkatkan suhu hingga mencapai 45oC dan bila diikuti dengan kehadiran mikroorganisme, seperti jamur, suhu dapat mendekati 75oC.
            Sitophilus oryzae atau serangga penggerak merupakan hama utama pada beras yang disimpan. Adanya serangga ini pada beras yaitu ditandai dengan butir beras berlubang–lubang atau hancur menjadi tepung karena gerakan serangga. Akibat hama ini yaitu beras dapat kehilangan berat (susut berat) mencapai 23% setelah disimpan beberapa bulan. Sitophilus oryzae mempunyai ciri yaitu sewaktu  masih muda berwarna cokelat atau cokelat kehitaman dan setelah dewasa berwarna hitam. Panjang tubuh berkisar 2–5 mm (rata–rata yaitu 2–3,5 mm), pada sayap bagian depan terdapat empat buah bintik berwarna kuning kemerahan. Cara hidup serangga ini yaitu serangga betina yang akan bertelur menggerek salah satu sisi butiran beras dengan moncongnya untuk makan dan membuat liang, kemudian telur ditempatkan dalam liang gerakan. Serangga betina dapat bertelur sebanyak 300-400 butir, setelah beberapa hari telur akan menetas menjadi ulat. Lingkungan hidup yang ideal pada suhu 25–30 0C dengan kelembaban 70% dan kadar air bahan 10–15%. Dalam kondisi seperti ini, siklus hidupnya berlangsung 31–37 hari (Imdad dan Nawangsih, 1999).
III.    Pengendalian Serangga Hama Gudang
            Upaya untuk mengurangi resiko kerusakan akibat serangan serangga dapat dilakukan dengan memperbaiki manajemen penyimpanan. Sistem penyimpanan sifatnya buatan sehingga dapat diatur sesuai kebutuhan. Pengendalian serangan serangga melalui system penyimpanan dapat dilakukan dengan membaiki struktur bangunan tempat penyimpanan, penerapan sistem First In First Out dan mengendalikan kondisi bahan pakan yang disimpan. Kadar air bahan pakan mempunyai korelasi yang erat dengan kelembaban relatif. Kandungan air bahan pakan yang disimpan diupayakan serendah mungkin. Proses penurunan kadar air dapat dilakukan dengan penjemuran ataupun dengan meniupkan udara panas terhadap bahan pakan.
1.    Dengan menggunakan Fumigan (Fumigasi)
            Batas kadar air yang dinilai aman untuk penyimpanan adalah 13-14% dan kelembaban kurang dari 70%. Pengendalian serangga dapat dilakukan dengan zat kimia. Penggunaan zat kimia harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mencemari bahan pakan. Fumigan dan insektisida merupakan zat kimia yang dapat digunakan dalam pengendalian hama gudang yang telah menyerang bahan pakan. Fumigan merupakan senyawa kimia yang pada suhu dan tekanan tertentu terdapat dalam bentuk gas. Fumigan membunuh serangga dan hama lain melalui sistem pernafasan. Tindakan membunuh serangga hama gudang dengan fumigan disebut fumigasi. Fumigasi bersifat kuratif, membunuh hama yang ada dalam gudang, tidak dapat mencegah hama yang akan masuk kemudian. Dosis penggunaan fumigan tergantung pada suhu komoditas yang akan difumigasi, waktu minimal yang dibutuhkan agar fumigan efektif bekerja, jumlah gas fumigan yang hilang akibat kebocoran, keseragaman distribusi gas, kedalaman penetrasi gas, jenis serangga hama dan fase kehidupan. Penyemprotan insektisida merupakan tindakan yang biasa dilakukan pada kemasan yang telah difumigasi dan akan meninggalkan residu yang dapat membunuh serangga yang menyerang bahan pakan kembali.
2.    Pengemasan
            Kemasan adalah wadah atau media yang digunakan untuk membungkus bahan atau komoditi sebelum disimpan agar memudahkan pengaturan, pengangkutan, penempatan pada tempat penyimpanan, serta memberikan perlindungan pada bahan atau komoditi (Imdad dan Nawangsih, 1999). Pengemasan terhadap produk bertujuan untuk melindungi produk dari pengaruh oksidasi dan mencegah terjadinya kontaminasi dengan udara luar. Hasil pengolahan dapat dikendalikan dengan pengemasan, termasuk pengendalian cahaya, konsentrasi oksigen, kadar air, perpindahan panas, kontaminasi dan serangan makhluk hayati                             (Harris dan Karnas, 1989).
            Potensi terbesar bagi mikroba untuk tumbuh terutama kapang pada permukaan kemasan adalah bila permukaan-permukaan kemasan mempunyai kelembaban yang sangat tinggi (Winarno dan Jenie, 1984). Menurut Syarief et al. (1989), bahan kemas mempunyai kemampuan dalam menahan serangan mikroba, hal ini ditentukan oleh ada tidaknya lubang-lubang yang sangat kecil pada permukaannya. Pengemasan bahan pakan dapat menggunakan beberapa bahan yaitu:
a.      Karung Goni
Karung merupakan alat pembungkus yang banyak digunakan untuk menyimpan hasil-hasil pertanian, yang akan disimpan dalam jangka waktu lama maupun sementara, akan tetapi tidak semua komoditi pertanian memerlukan karung baru untuk pengemasannya, ada yang menggunakan karung bekas dan ada pula yang menggunakan karung sintesis. Apabila dibandingkan dengan karung serat sintesis, karung goni mempunyai kualitas yang lebih baik, karena sifat-sifat yang dimiliki karung goni tidak sepenuhnya dimiliki oleh karung serat sintesis (Soekartawi, 1989).
b.      Karung Plastik
Karung plastik telah banyak digunakan untuk mengganti karung goni, meskipun masih banyak kekurangan yaitu daya tahannya kurang, sehingga karung lebih mudah pecah serta mudah meluncur kebawah pada tumpukan-tumpukan di gudang. Karung plastik diganco maka akan bocor, karena tidak dapat tertutup kembali seperti halnya karung goni (Winarno dan Laksmi, 1974).
c.       Plastik
Plastik merupakan bahan kemasan yang penting di dalam industry pengemasan. Plastik dapat digunakan sebagai bahan kemasan karena dapat melindungi produk dari cahaya, udara, perpindahan panas, kontaminasi dan kontak dengan bahan-bahan kimia. Aliran gas dan uap air yang melalui plastik dipengaruhi oleh pori-pori plastik, tebal plastik, dan ukuran molekul yang berdifusi produk         (Syarief dan Irawati, 1988).
d.      Kemasan Kertas
Kertas adalah bahan kemasan buatan yang dibuat dari pulp (bubur kayu). Kertas biasa digunakan untuk mengemas bahan atau produk pangan kering atau untuk kemasan sekunder (tidak langsung kontak dengan bahan pangan yang dikemas) dalam bentuk dus atau boks karton. Kelemahan kertas adalah mudah robek dan terbakar, tidak dapat untuk mengemas cairan, dan tidak dapat dipanaskan, akan tetapi sampah kertas dapat didegradasi secara alami (Junaedi, 2003).
            Jenis kemasan kertas dan plastik dapat mempertahankan ransum dari serangan serangga sampai penyimpanan 8 minggu, sedangkan kemasan karung plastik sampai penyimpanan 4 minggu, dan kemasan karung goni sampai penyimpanan 2 minggu. Jenis kemasan karung goni, kemasan karung plastik, kemasan kertas, dan kemasan plastik dapat mempertahankan sifat fisik ransum sampai penyimpanan 8 minggu.( Wigati, 2009)
DAFTAR PUSTAKA


Wigati, Dimar . 2009. Pengaruh jenis kemasan dan lama penyimpanan Terhadap serangan serangga dan sifat fisik Ransum broiler starter berbentuk crumble. Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Harris, R. S. dan E. Karnas. 1989. Evaluasi Nilai Gizi pada Pengolahan Bahan Pangan. ITB Press, Bandung.
Imdad, H. P. dan Nawangsih A. A. 1999. Menyimpan Bahan Pangan. Penebar Swadaya, Jakarta.
Junaedi. 2003. Mempelajari pemanfaatan berbagai jenis kemasan kertas untuk penyimpanan sayuran segar: studi kasus pengaruh berbagai jenis kertas terhadap umur simpan selada daun (Lactuca sativa L) dalam penyimpanan
segar. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Syarief, R dan H. Halid. 1993. Teknologi Penyimpanan Pangan. Penerbit Arcan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor, Bogor
Syarief, R. dan A. Irawati. 1988. Pengetahuan Bahan untuk Industri Pertanian. Media Sarana Perkasa, Jakarta.
Winarno, F. G. dan S. L. B. Jenie. 1984. Kerusakan Bahan Pangan. Gramedia Utama,Jakarta. Winarno, F. G. dan B. S. Laksmi. 1974. Dasar Pengawetan Sanitasi dan Keracunan.
Departemen Teknologi Hasil Pertanian, Fatemeta. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

•• SANG ADAM BUAT SANG HAWA••



Kaum Adam juga ingin dimengerti

Mungkin kalian para Kaum Hawa berpikir bahwa Kaum Adam selalu
menginginkan Kaum Hawa hanya berdasarkan fisik yang tampak oleh mata : Cantik, Seksi, Sedap dipandang mata, Elegan, imut, dan segala embel embel lainnya.

Tapi tahukah kalian bahwa itu hanyalah sebuah Kriteria awalnya saja?

Memang pada awalnya, Kaum Adam mendekati kalian karena faktor itu. Tapi begitu sudah masuk ke jenjang berpacaran serius atau bahkan sampai berkeinginan membina Rumah Tangga, Kaum Adam jauh lebih memilih Hati Kalian daripada fisik kalian, ingat itu..!!

Pada hakikatnya, Rata-rata Para Kaum Adam setuju dengan pandangan Kalian, bahwa Kaum Hawa mana yang tidak matre. Tapi kalau diawal kalian sudah menunjukkan kematrean kalian, maka para Kaum Adam pasti akan berpikir dua kali. Sebab ujung-ujungnya Kaum Adam ini lah yang nantinya akan membiayai hidup kalian.

Mungkin Kalian pernah berkata :

"Cowok itu egois, tidak perhatian!

Cowok lebih mengutamakan pekerjaan daripada Kaum Hawanya dan cowok itu sama saja."

Mari kita sederhanakan saja seperti Berikut ini :

Kaum Hawa mana yang tidak mau hidupnya bahagia?
\Kaum Hawa mana yang mau hidupnya melarat?
Dan Kaum Adam mana yang tega melihat Hawanya menderita?

Tahukah kalian, Bahwa Kaum Adam terkadang lebih mengutamakan kerja demi anak istri di masa depan?
Supaya kalian bisa hidup bahagia? Inilah bentuk perhatian Kaum Adam yang sesungguhnya.
Mungkin kalian pernah berpikir bahwa Kaum Adam itu akan meninggalkan kalian disaat kalian sudah tua dan tidak cantik lagi.

Tapi ketahui lah Kaum Adam juga punya perasaan tidak hanya sekedar Logika. Sebab, dari Kalian lah Para Kaum Adam mendapatkan keturunannya, Sebab dari kalian lah Para Kaum Adam mendapatkan Kasih Sayang, Support dan Perhatian.

Kecantikan Wajah itu tidaklah abadi, Begitupun Ketampanan Wajah, Namun perhatian dan kasih sayang yang tulus dari Kalian lah yang Abadi.

Mungkin kalian juga pernah benci pada saat Kaum Adam lebih memilih tidur dari pada harus menelpon Kalian selama berjam-jam atau Kalian pernah berfikir bahwa Kaum Adam itu tidak memperhatikan kalian. Namun pernahkah terlintas dalam benakmu Wahai Kaum Hawa.. Kalau seandainya Kaum Adammu hanya ingin istirahat sejenak, setelah seharian bekerja mati-matian demi menafkahi kalian.

Meskipun seringkali kalian ber-Alibi "Cukuplah telepon meski hanya sejam/dua jam, Tidak lebih!"
atau Mungkin kalian juga marah disaat Kaum Adam mengomel karena harus mendampingi kalian berjam-jam di Mall dan di Salon. Tapi tahu kah kalian kalau sebenarnya Para Kaum Adam lebih suka berdua dengan kalian di Rumah atau disuatu tempat melakukan kegiatan bersama, Kaum Adam tidak keberatan kok. Sebab, Para Kaum Adam yakin kalian juga pasti tak akan keberatan disaat kalian menemani Kaum Adam bermain Sepakbola, Futsal atau yang lainnya. Tapi, tidak kah kalian ingat, Terkadang saat kalian pamit pergi ke Mall atau ke Salon, Para Kaum Adam sering menyisipkan sepatah kata atau kalimat ini di  sela-sela sms yang singkat :

"Hati-hati di jalan"
"Kabari Aku kalau sudah sampai"
"jaga diri baik-baik"
dan bla bla bla...

Tapi tahu kah kalian di tengah singkatnya sms itu, Adalah sebuah bentuk perhatian yang Super dalam dari lubuk hati yang terdalam dari seorang Kaum Adam yang hendak mengatakan “I Love you somuch”.

Dan ingat kah, Saat kalian bertengkar dengan Kaum Adam anda, Para Kaum Adam terkadang malah terdiam dan memilih tidur daripada harus berdebat dengan kalian. Namun tahu kah kalian kenapa mereka melakukan itu semua? Itu semua hanya karena mereka ingin mengalah dan tidak ingin menambah masalah semakin panjang, Sebab Kaum Adam mengasihi kalian. Para Kaum Adam memang menggunakan Logika, karena itu memang kodrat Kaum Adam. Tapi bukan berarti Para Kaum Adam tak Berperasaan, Para Kaum Adam tetap berusaha menjaga perasaan kalian sepenuh hati, Walaupun perasaan Kaum Adam terkadang terkesan kaku, Dan untuk diketahui bahwa Para Kaum Adam tidak lah menuntut yang macam-macam, Tapi hanya lah ingin 'Sedikit Perhatian'. Dan juga yang tidak Arogan, Hanya menginginkan sesuatu yang terbaik bagi kalian, Walau terkadang terkesan Egois. Karena sebenarnya Wahai Para Kaum Hawa.. Bersama kalian itu sudah cukup untuk membahagiakan Para Kaum Adam.



"Wahai Sang Hawa..Jika Kau Mengerti Hasrat Sang Adam, Maka Taruh lah Bibirmu Seperti Bintang di Langit, Agar Tulang-tulangku yang Rapuh Terpatri Kembali"

Minggu, 09 September 2012

Penagngan limbah cair dan padat pada ternak



Limbah ternak adalah sisa buangan dari suatu kegiatan usaha peternakan seperti usaha pemeliharaan ternak, rumah potong hewan, pengolahan produk ternak, dan lain-lain. Limbah tersebut meliputi limbah padat dan limbah cair seperti feses, urine, sisa makanan, embrio, kulit telur, lemak, darah, bulu, kuku, tulang, dan sebagainya. Apabila usaha peternakan semakin berkembang maka limbah yang dihasilkan juga akan semakin banyak.
Limbah ternak terbanyak biasanya dihasilkan dari ternak ruminansia seperti sapi, kerbau kambing, dan domba. Umumnya setiap kilogram susu yang dihasilkan ternak perah menghasilkan 2 kg limbah padat (feses), dan setiap kilogram daging sapi menghasilkan 25 kg feses.
Selain menghasilkan feses dan urine, dari proses pencernaan ternak ruminansia menghasilkan gas metan (CH4) yang cukup tinggi. Pada peternakan di Amerika Serikat, limbah dalam bentuk feses yang dihasilkan tidak kurang dari 1.7 milyar ton per tahun. Di Indonesia, emisi metan per unit pakan atau laju konversi metan lebih besar karena kualitas hijauan pakan yang diberikan rendah. Semakin tinggi jumlah pemberian pakan kualitas rendah, semakin tinggi produksi metan.
Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk mendorong kehidupan jasad renik yang dapat menimbulkan pencemaran. Suatu studi mengenai pencemaran air oleh limbah peternakan melaporkan bahwa total sapi dengan berat badannya 5000 kg selama satu hari, produksi manurenya dapat mencemari 9.084 x 10m3 air. Selain melalui air, limbah peternakan sering mencemari lingkungan secara biologis yaitu sebagai media untuk berkembang biaknya lalat. Kandungan air manure antara 27-86 % merupakan media yang paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan larva lalat, sementara kandungan air manure 65-85 % merupakan media yang optimal untuk bertelur lalat.
Kehadiran limbah ternak dalam keadaan keringpun dapat menimbulkan pencemaran yaitu dengan menimbulkan debu. Pencemaran udara di lingkungan penggemukan sapi yang paling hebat ialah sekitar pukul 18.00, kandungan debu pada saat tersebut lebih dari 6000 mg/m3, jadi sudah melewati ambang batas yang dapat ditolelir untuk kesegaran udara di lingkungan (3000 mg/m3).
Salah satu akibat dari pencemaran air oleh limbah ternak ruminansia ialah meningkatnya kadar nitrogen. Senyawa nitrogen sebagai polutan mempunyai efek polusi yang spesifik, dimana kehadirannya dapat menimbulkan konsekuensi penurunan kualitas perairan sebagai akibat terjadinya proses eutrofikasi, penurunan konsentrasi oksigen terlarut sebagai hasil proses nitrifikasi yang terjadi di dalam air yang dapat mengakibatkan terganggunya kehidupan biota air.
Tinja dan urine dari hewan yang tertular dapat sebagai sarana penularan penyakit, misalnya saja penyakit anthrax melalui kulit manusia yang terluka atau tergores. Spora anthrax dapat tersebar melalui darah atau daging yang belum dimasak yang mengandung spora. Dampak limbah ternak memerlukan penanganan yang serius.
Penanganan Limbah
Penanganan limbah ternak akan spesifik pada jenis/spesies, jumlah ternak, tatalaksana pemeliharaan, areal tanah yang tersedia untuk penanganan limbah dan target penggunaan limbah. Penanganan limbah padat dapat diolah menjadi kompos, yaitu dengan menyimpan atau menumpuknya, kemudian diaduk-aduk atau dibalik-balik. Perlakuan pembalikan ini akan mempercepat proses pematangan serta dapat meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan. Setelah itu dilakukan pengeringan untuk beberapa waktu sampai kira-kira terlihat kering. Penanganan limbah cair dapat diolah secara fisik, kimia dan biologi. Berikut merupakan penjelasannya :
1.        Pengolahan fisik
Pengolahan secara fisik disebut juga pengolahan primer (primer treatment). Proses ini merupakan proses termurah dan termudah, karena tidak memerlukan biaya operasi yang tinggi. Metode ini hanya digunakan untuk memisahkan partikel-partikel padat di dalam limbah. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam pengolahan secara fisik antara lain seperti floatasi, sedimentasi, dan filtrasi.
2.        Pengolahan kimia
Pengolahan secara kimia disebut juga pengolahan sekunder (secondary treatment) yang bisanya relatif lebih mahal dibandingkan dengan proses pengolahan secara fisik. Metode ini umumnya digunakan untuk mengendapkan bahan-bahan berbahaya yang terlarut dalam limbah cair menjadi padat. Pengolahan dengan cara ini meliputi proses-proses seperti netralisasi, flokulasi, koagulasi, dan ekstrasi.
3.        Pengolahan biologi
Pengolahan secara biologi merupakan tahap akhir dari pengolahan sekunder bahan-bahan organik yang terkandung di dalam limbah cair. Limbah yang hanya mengandung bahan organik saja dan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya, dapat langsung digunakan atau didahului denghan pengolahan secara fisik.
Pemanfaatan Limbah sebagai Pupuk Kandang
1.        Pengertian
Di negara China tidak jarang dapat dilihat pembuangan limbah peternakan disatukan penampungannya dengan limbah manusia, untuk kemudian dijadikan pupuk organik tanaman hortikultura. Selain itu ada juga yang mencampurnya dengan lumpur selokan, untuk kemudian digunakan sebagai pupuk. Sebanyak 8-10 kg tinja yang dihasilkan oleh seekor sapi per hari dapat menghasilkan pupuk organik atau kompos 4-5 kg per hari. Farida (2000) mengungkapkan bahwa produksi kokon tertinggi diperoleh dari pemanfaatan 50 % limbah feces sapi yang dicampur dengan 50% limbah organik rumah tangga, yang bermanfaat untuk dijadikan pupuk organik. Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003).
2.        Metode Pengolahan
Proses pengomposan akan segera berlansung setelah bahan-bahan mentah dicampur. Proses pengomposan secara sederhana dapat dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap aktif dan tahap pematangan. Selama tahap-tahap awal proses, oksigen dan senyawa-senyawa yang mudah terdegradasi akan segera dimanfaatkan oleh mikroba mesofilik. Suhu tumpukan kompos akan meningkat dengan cepat. Demikian pula akan diikuti dengan peningkatan pH kompos. Suhu akan meningkat hingga di atas 50o - 70o C. Suhu akan tetap tinggi selama waktu tertentu. Mikroba yang aktif pada kondisi ini adalah mikroba Termofilik, yaitu mikroba yang aktif pada suhu tinggi. Pada saat ini terjadi dekomposisi/penguraian bahan organik yang sangat aktif. Mikroba-mikroba di dalam kompos dengan menggunakan oksigen akan menguraikan bahan organik menjadi CO2, uap air dan panas. Setelah sebagian besar bahan telah terurai, maka suhu akan berangsur-angsur mengalami penurunan. Pada saat ini terjadi pematangan kompos tingkat lanjut, yaitu pembentukan komplek liat humus. Selama proses pengomposan akan terjadi penyusutan volume maupun biomassa bahan. Pengurangan ini dapat mencapai 30-40% dari volume/bobot awal bahan.
Proses pengomposan dapat terjadi secara aerobik (menggunakan oksigen) atau anaerobik (tidak ada oksigen). Proses yang dijelaskan sebelumnya adalah proses aerobik, dimana mikroba menggunakan oksigen dalam proses dekomposisi bahan organik. Proses dekomposisi dapat juga terjadi tanpa menggunakan oksigen yang disebut proses anaerobik. Namun, proses ini tidak diinginkan, karena selama proses pengomposan akan dihasilkan bau yang tidak sedap. Proses anaerobik akan menghasilkan senyawa-senyawa yang berbau tidak sedap, seperti: asam-asam organik (asam asetat, asam butirat, asam valerat, puttrecine), amonia, dan H2S.
Tabel organisme yang terlibat dalam proses pengomposan
Kelompok Organisme
Organisme
Jumlah/gr kompos
Mikroflora
Bakteri; Aktinomicetes; Kapang
109 - 109; 105 108; 104 - 106
Mikrofanuna
Protozoa
104 - 105
Makroflora
Jamur tingkat tinggi
Makrofauna
Cacing tanah, rayap, semut, kutu, dll
Proses pengomposan tergantung pada :
1.     Karakteristik bahan yang dikomposkan
2.     Aktivator pengomposan yang dipergunakan
3.     Metode pengomposan yang dilakukan
3.        Kandungan
Kandungan unsur-unsur hara kompos bila dibandingkan dengan pupuk organik yang lainnya
No
Jenis-jenis pupuk
Unsur -Unsur hara dalam 10 ton
N
P2O5
K2O
Kg
1
Pupuk kandang
24
30
27
2
Kompos
22
4
43
3
Jerami
40
30
50


Kandungan nutrisi dari pupuk kompos
No
Jenis Nutrisi
Kandungan
1
Karbon (C)
19-40
2
Nitrogen (N)
2,0-2,5
3
Fosfor (P)
0,01-0,14
4
Kalium (K)
0,39-1,35
5
Magnesium (Mg)
0,04-0,21
6
Kalsium (Ca)
0,13-1,32
7
Air
10-15
8
C/N
9,0-20,0
4.        Tahapan Pembuatan
v  Tahap persiapan :
·           Persiapkan tempat yang terhindar dari matahari langsung
·           Buat larutan Bacillus dengan perbandingan 2 liter air ditambah 5 sendok makan Bacillus
v  Tahap pembuatan :
a.    Aduk kotoran sapi supaya tidak menggumpal atau jika ada sisa-sisa pakan agar tercampur
b.    Tiriskan atau semprot larutan Bacillus sambil diaduk sedikit demi sedikit sampai betul-betul rata
c.    Pemberian larutan Bacillus dihentikan bila adonan diatas sudah cukup baik/merata, dengan ciri tidak adanya lelehan air jika adonan dikepal dengan tangan
d.   Tutup rapat dengan alat penutup, agar tidak kena sinar matahari langsung
e.    Setelah 3 hari adonan dibongkar dan diaduk-aduk sambil ditambahkan lagi larutan Bacillus sampai mencukupi (sama seperti di atas). Hal yang sama dilakukan sampai umur 2 minggu
f.     Setelah tenggang waktu 2 minggu ditutup kembali dan ditunggu sampai umur 3 minggu
g.    Umur 3 minggu siap dibongkar kembali sambil diaduk-aduk dengan maksud diangin-anginkan sambil diberi kapur secara merata untuk selanjutnya pupuk siap digunakan.
5.        Bahan dan Alat yang Digunakan
v  Bahan :
Ø  Kotoran sapi yang sudah kering dengan kadar air 15 – 85 %
Ø  Sampah organik berupa sisa - sisa pakan sapi 10 %
Ø  Air
Ø  Larutan Bacillus
Ø  Dolomit / kapur gamping
Ø  Gula pasir
v  Alatalat yang digunakan :
Ø  Sekop untuk mencampur atau membalikkan kotoran sapi
Ø  Ember untuk membuat larutan Bacillus
Ø  Penutup (plastik, karung goni, alang-alang, dan sejenisnya)
6.        Kelebihan serta kekurangan dari Kompos
Pupuk organik berupa kompos apabila dibandingkan dengan pupuk anorganik atau buatan, memiliki kelebihan, antara lain:
- memperbaiki tekstur tanah
- meningkatkan pH tanah
- menambah unsur-unsur makro maupun mikro
- meningkatkan keberadaan jasad-jasad renik dalam tanah
- relatif tidak menimbulkan polusi lingkungan.
Sedangkan kelemahan dari pupuk kompos sendiri yaitu;
-          Jumlah pupuk yang diberikan lebih tinggi daripada pupuk anorganik
-          Respon tanaman lebih lambat
-          Menjadi sumber hama dan penyakit bagi tanaman.
Kesimpulan
Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik. Proses pengomposan dapat terjadi secara aerobik (menggunakan oksigen) atau anaerobik (tidak ada oksigen). Kompos memiliki unsur kimia diantaranya karbon, nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, karbon dan air yang masing-masing memiliki proporsi berbeda. Kompos merupakan salah satu pengolahan limbah kotoran hewan secara biologik yaitu fermentasi dengan adanya bantuan bakteri Bacillus. Kelebihan dari kompos diantaranya meningkatkan pH tanah, meningkatkan keberadaan jasad-jasad renik dalam tanah dan tidak menimbulkan polusi lingkungan. Sedangkan kerugian dari kompos diantaranya respon tanaman lebih lambat dan menjadi sumber hama dan penyakit bagi tanaman.
Saran
Kompos merupakan salah satu cara untuk meminimalisir semakin banyaknya pencemaran lingkungan akibat limbah peternakan seperti dari kotoran sapi. Melihat banyaknya manfaat yang diberikan dari pembuatan kompos, maka hendaknya pemerintah lebih peka dan menggalakkan program ini secara maksimal dan dalam skala besar. Diharapkan dengan pembuatan komposini maka akan mengurangi biaya produksi dalam proses budidaya tanaman maupun bidang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim,2010.http://www.denpasarkota.go.id/instansi/file/?Pembuatan%20Pupuk%20Organik%20Padat.htm  Diunduh tanggal 25 Februari 2012 pukul 16.40 WIB.
Anonim. 2012. http://onlinebuku.com/2008/12/20/pemanfaatan-limbah-kotoran-ternak/. Diakses tanggal 28 Februari 2012 pukul 15.34 WIB
Muslihat, Lili. 2012. Tehnik Pembuatan Kompos Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanah Di Lahan Gambut. Wetlands International-Indonesia Programe:Bogor.
Nurtjahya, Eddy. Dkk. 2003. Pemanfaatan limbah ternak ruminansia untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Makalah Pengantar Falsafah Sains. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Yusuf, Tohari, 2009. http://tohariyusuf.wordpress.com/2009/04/25/kandungan-hara-pupuk-kandang/ Diunduh tanggal 25 Februari 2012 pukul 16.45 WIB.

Pengikut