Ada kesalahan di dalam gadget ini

Senin, 30 Januari 2012

drama Papa Marah-Marah...

Masa SMA masa yang mungkin paling seru dan menyenangkan. Disuatu malam di sebuah pinggiran sebah danau yang sangat dingin suhunya. Aku dan delapan temanku mengikuti pelantikan organisasi siswa PMR.
Seperti biasanya dalam sebuah kegitan perkemahan tidaklah seru kalu tidak ada yang namanya pentas seni. Walupun peserta dan panitia tidak banyak alis sedikit tapi namanya pentas seni wajib ada.
Di tengah malam yang dingin sekitar pukul 9 malaman kami mulai membuat api unggun yang sederhana tapi dapat membuat hangat udara. Telah di sepakati sore sebelumnya dengan panitia kami dibagi dalam 4 kelompok, satu kelompok terdiri dari 2 peserta yang masing-masingkelompok harus menyiapkan sebuah pertunjukan dalam pentas seni nanti. Dengan gampangnya kelompok-kelompok lain telah mempersiapkan sebuah seni yang mereka bisa. Dan yang paling mudah adalah sebuah seni suara alias menyayi. Singkat, sederhana dan bermakna begitulah arti music dan bernyanyi. Tapi apa daya untuk kelompokku.
Aku dapat kelompok dengan sahabatku bernama Comel alias Melia. Diantara kita tidak bisa menyanyi, bermain musi atupun melawak. Kami memang sering bercanda tapi buka lawakan yang dapat membuat tawa semua orang. Kami sama-sama tipe serius dan lebih suka mengikut bukan memimpin. Dalam sore itu kami berdua membicarakan acara pentas seni di api unggun untuk mala mini dari sore hingga api unggun telah dinyalakan satu idepun tak muncul dari kepala kita berdua.
Comelpun gugup dan bingung, lebih-lebih aku yang sok santai walaupun dalam pikiran bingung ga dapat ide. Karna kami satu-sayunya kelompok yang g dapat idem aka kami memilih urutan terahir dalam pementasan yang sederhana tersebut.
Lag pertama dari kelompok pertama, music kedua dari kelompok kedua, dan music dan lagudari kelompok ketiga telah terlewati. Walupun dalam keadan seperti itu ku akui aku mengikuti arus suasana. Aku tidak memikirkan beban yang aku pikirkan, sama sekali tidak memikirkan pertunjukan apa yang akan aku lalkukan. Yang kulakukan selam itu hanya bersenag-senang mengikuti irama dari pertunjukan teman-temanku. Bernyani dan tertawa melepas kepenatan yang ada, berusaha menghilangkan semua pikiran tak tenang maupun gugup yang ada.
Pertujukan teman-temanku telah usai dan kini giliran kelompokku. Tanpa persiapan atupun dan tanpa ide kami berdua tidak segera melangkah ke panggung pertunjukan. Kami masih berbisik bisik sebuah ide. Teman-teman kami pada menyoraki kami, panitia sudah menyuruh-nyuruh kami. Tapi mau bagai mana lagi kami bukan orang yang memiliki kemampuan dalam hal seni. Mungkin kalu dalam berpuisi dan bercerita bakatku belum muncul saat itu karena bakan menulisku baru muncul saat kelas dua SMA dan saat itu masih satu SMA.
Satu detik, dua detik dan sekian detik aku mendapat sebuah ide. Sebuah drama sederhana tentang pertengkaran istri dan suami. Mungkin dari tadi para penonton telah bosan dengan bernyani dan berpuisi sair-sair indah. Mungkin ini penutup yang berbeda dan tak begitu penting karena tidak ada teks yang dihafal alias ucapan sepontan dari kami berdua.
Kubisikkan ide itu pada cewek yang agak gemuk disampingku. Kubilang kita akan pura-pura jadi suami istri yang bertengkar. Aku jadi suami yang marah-marah dan dia jadi istri yang membantah. Kubilang juga kita seponan aja bicaranya seperti hal-hal yang sering kita lakukan yaitu bercanda.


Kubuka drama itu dengan member sambutan pada rekan panitia dan teman-teman semuanya. Kalau ga salah datang juga wakil kepala sekolah kita disana (seingatku karna terlalu banyak kegiatan seperti itu). Kubilang pada para penonton di sekitar api unggun kalu kami akan menampilakan dara yang berjudul “papa mara-marah”. Para penontonpun bersorak gembira, bertepuk tangan dan mungkin bertanya-tanya apa maksutnya.
Pertujukan pun mulai. Dengan sepontan aku memarahi cewek yang tak kurus itu seolah-olah dia istriku. Dia[un membalas omelanku seolah-oleh dia istri yang sangat cerewet. Persoalan dalam keluarga kecil itu adalah uang yang selau habis dan tak ada sisa untu di tabung. Satu juta daua juta??? Tidak. Aku salah mengucapkan satu milyar… hahahaaa…. Tawa penonton alias teman-temanku. Tanpa peduli teman-temanku aku pun mulai ngomel-ngomel lahi, marah mara padah temanku dan dia membalasnya.
Ku lirik teman-temanku yang jadi penonton tertawa terbahak-bahak. Dengan menutupi rasa mau dalam hati kulanjutkan aksi kami berdua. Seolah-olah rasa malu itu lenyap ditelan rasa dingin yang telah menembus tulang. Tulangku yang hanya terbuangjus kulit tanpa daging yang berlawanan dengan lawan dram ku yang sedikt tertumpuk daging dalam tubuhnya bermain drama tanpa naskah dan latian. Drama sandiwara yang ga bermutu tapi membuat semuanya cekikian tanpa jeda itu membuatkami malu tak karuan apa lagi aku yang dapat ide tersebut.
Satu menit, dua menit, tida menit dan menit-menit selanjutnya aku kehabisan ucapan. Setelah itu tanpa nada jeda koma, titik bahkan seru dan tandatanya kutup pertunjukan itu. Langsung kututup danpa menunggu temanku bicara lagi. Mungin dalam tawa mereka teman-temanku malah ketawa dengan sangat puas.
Sebuah drama pertunjukan yang tak akan pernah aku lupakan. Kenangan bersana Adji Dovan, Yuda, taris, Welinda, Binti, Karlian, Yuliatin, dan tentunya kami aku dan Melia. Ditambah para panitia seperti maba arin, mas sugeng, mba Nungki dan entah sapa lagi aku sedikit lupa sapa aja yang waktu itu jadi panita. Semua hanya tertawa seru dan bahagian kecuali aku dan melia hanya terssenyum, malu dan dejuta rasa yang sangat-sangat tidak karuan.
Tapi itulah kenagan bersama teman-temanku di bangku kelas X (sepuluh) yang tidak akan pernah aku lupakan. 

Minggu, 29 Januari 2012

IBU


 "Ibu adalah orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Umumnya, ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, dan panggilan ibu dapat diberikan untuk perempuan yang bukan orang tua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini. Contohnya adalah pada orang tua angkat (karena adopsi) atau ibu tiri (istri ayah biologis anak)."
kasih sayang IBU, I Love u MOM

1.      Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
2.      Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
3.      Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
4.      Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
5.      Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
6.      Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”
7.      Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”
8.      Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
9.      Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
10.  Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”
11.  Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai pernikahanmu.Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
12.  Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”
13.  Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”
14.  Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.
Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.
JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.

AYAH


"Ayah adalah orang tua laki-laki seorang anak. Tergantung hubungannya dengan sang anak, seorang "ayah" dapat merupakan ayah kandung (ayah secara biologis) atau ayah angkat. Panggilan "ayah" juga dapat diberikan kepada seseorang yang secara de facto bertanggung jawab memelihara seorang anak meskipun antar keduanya tidak terdapat hubungan resmi"
42 Fakta Tentang Ayah (Repost)
1.       Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.
2.       Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
3.       Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
4.        Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.
5.       Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
6.       Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
7.       Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.
8.       Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
9.       Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
10.   Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
11.    Ayah benar-benar senang membantu seseorang...tapi ia sukar meminta bantuan.
12.   Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan"
13.    Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.
14.   Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
15.   Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu
16.   Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya
17.   Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat
18.    Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya
19.   Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya
20.   Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu
21.   Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.....
22.   Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...
23.   Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....
24.   Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....
25.   Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
26.   Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
27.   Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi
28.   Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"
29.   Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya....
30.   Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
31.   Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
32.   Ayah tidak suka meneteskan air mata .... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
33.   ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
34.   tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan
35.   Ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"
36.   Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,, jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"
37.   Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! Pilih laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"
38.    Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu....
39.   Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...
40.   Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik...
41.    Dan terpenting adalah... Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Minggu, 22 Januari 2012

Cerita Lugu di Malam Pertama!!!


Sepasang muda mudi baru saja melangsungkan pernikahan,akan melaksanakan malam pertama mereka. Karena mereka sama-sama masih pertama kalinya, mereka bertanya via telpon kepada ortunya masing2 ikhwal apa yang harus dilakukan di malam pertama. 
Cwo : “papa, apa yang harus aku lakukan pertama kali?”
Ortu cwo : “telanjanglah, dan telanjangi istrimu”
Cwe : “mama, apa yang harus kulakukan pertama?” Tanya manten cwe kpada ortunya. 
Ortu cwe : “buka baju dan ikuti apa yang dikerjakan suamimu”
kemudian si cwo bertanya lagi kpada ortunya,
Cwo : “ papa, apa yang harus aku lakukan setelah istriku buka baju?”
Ortu cwo : “benamkan anggota tubuhmu yang paling keras ke tempat kencing istrimu”
kemudian si cwo menutup telpon dan melakukan saran ortunya
Karena terdengar suara yang riuh, ortu cwe pun bertanya : “nak,apa yang dilakukan suamimu?”
Dengan polos manten cwe menjawab: “suamiku sedang membenamkan kepalanya kedalam toilet, setelah oleh ortunya disuruh membenamkan anggota tubuh yang paling keras ke dalam tempat kencing aku.”

Kamis, 19 Januari 2012

surat untuk Sondang Hutagalung

Sondang Hutagalung mahasiswa yang tewas bakar diri ketika melakukan demo 
http://metro.vivanews.com/news/read/270381-wanita-bakar-diri-di-depan-istana-negara






Aku turut berduka atas kematianmu
Aku turut bersedih atas harapan-harapanmu
Tapi aku sangat kasihan padamu
Karna kamu tak selayaknya mati dalam kondisi seperti itu
Dalam suratmu kubaca
Dalam suratmu ku pahami
Dan ku tahu kau tak memahami hidup ini

Sobat…
Kita senasip seperjuangan
tapi
jangan salahkan ketidak adilan, karna manusia tak pernah bisa adil
jangan salahkan ketidak pedulian, karena manusia mahluk individu
jangan salahkan kemiskinan, karna kaya dan miskin akan selalu ada
jangan salahkan rasa sakit dan sedih, karna sebenarnya itu anugrah tuhan
kau boleh mengutuk penguasa jahat
kau boleh mengutuk para penjahat
tapi
jangan pernah kau kutuk hidupmu seperti ini
sebenarnya hidupmu masih panjang
jalamu masih di butuhkan
tapi kaupilih mengahirinya
dengan mambakar api dalam tubuhmu sendiri

aku tak suka gayamu berdemo
itu munafik dalam diriku
jika kamu memang berpihak pada rakyat
jangan Cuma omong di depan wakil rakyat
buktikan!!!!

kau tahu?
Rakyat tak butuh omong kosong yang tak berarti sepertimu
Memang kamu berjuang untuk mereka
Tapi tahukah kamu yang mereka buktikan hanya tindakan nyata

Jika kamu masih hidup aku ingin mengirikan surat ini padamu
Agar kamu tahu, yang di butuhkan rarakyat itu adalah tindakan
Tindakan mahasiswa membangun Negara ini sekarang maupun kelak
Bukan menghancurkan barang-barang orang lain seperti pendemo
 Jangan pernah menggerutu pada keadaan
Tegarkan dan dinginkan pikiran
Cari jalan terbaik dari semuanya
Jangn hanya bercibir kata di depan wakil rakyat
Wakil rakyat sendiri masih termasuk rakyat
Yang punya hak dan kewajiban

Sudah lah…
Sejuta kata untukmu tankan berarti lagi
Sekarang kau telah mati
Selamat tinggal untukmu di hati
Semoga pengorbananmu berarti

Rabu, 18 Januari 2012

Keresahan anakmu ibu



Ibu…
Tempatku membagi semua kejenuhan yang kumiliki
Ibu…
Yang selalu memberikan saran positif untuk anak laki-lakinya inj
Ibu juga yang paling tahu sifat dan fatak anak bungsunya ini

Ketika jenuh engkaulah orang yang selalu aku cari pertama kali
Walaupun kau jauh dariku tapi kau selalu mendengarkanku
Tapi,
Ketika kejenuhan datang saat tengah malam seperti ini
Anakmu ini tak mau mengganggumu
Anakmu ini berusaha memecahkan kejenuhannya sendiri
Ibu

Kau tahu ibu…
Memecahkan kejenuhan itu ternyata sangatlah sulit
Mulai dari mencari sumberkejenuhan,
melihat sudut pandang lalu memecahkan tanpa menimbulkan masalah kejenuhan lainnya
tanpamu,
malam ini aku sangat sulit memecahkannya sendiri
ingin rasanya aku menelefonmu tengah malam ini
tapi aku sangat takut mengganggu tidurmu

ibu…
apa rahasiamu hingga kau bisa memecahkan kegalauauan anakmu ini?
Mengapa kau selalu bisa memecagkan resah di hati anakmu ini?
Mengapa anakmu sulit sekali memecahkannnya sendiri?
Kurang dewasakah anakmu ini?

Ibu..
Sudah 21 tahun aku lahir di dunia ini
Melihat berjuta masalah dan melihat cara memecahkannya
Tapi ketika datang padaku sendiri, mengapa sulit sekali menjalankannya?
Apakah aku memeng masih terlalu muda untuk memecahkan setiap langkah hidup ini?

Ibu..
Anakmu membutuhkanmu.
Semoga dalam mimpi anakmu nanti kau hadir
Member saran pada anakmu yang sedang mencapai kedewasaan

Semoga suaramu terdenga di subuh besok
Mengalahkan suara adzan yang berkumandang
Dan melegakan isi di dada anakmu ini
Ibu 

Puisi : Jenuh

Jenuh pikiran ini dengan semua urusan dunia
Maya dan nyata hampir tak ada bedanya
Masing-masing memberikan kebisingan diotak yang sepertinya tak pernah bisa bebas
Seolah kebisingan itu menjepit otak-otak di tengkorak

Kuliah, pertemanan, kasih dan keluarga
Masing-masing memiliki sebuah seni yang berbeda
Seni pada permasalahan-permasalahan yang ada
Yang semakin membuat jenuh akan hidup yang telah terjalani

Apa maksutmu
Apa maksutnya
Dan apa maksut mereka
Hampir semuanya tak dapat terserap oleh telinga
Yang ada hanya udara lewat yang tak pernah berarti
Membisikkan kata harus dan pasti
Yang belum tentu dapat ku temui

Jenuh
Dan jenuh hidup ini
Semuanya seperti berputar-putar saja
Tanpa penjelasan yang pasti
Yang penting berjalan
Walau hanya berputar-putar tak tau arah

Sejenuh inilah pikiranku sekarang
Hanya bisa berputar-putar tak tau tujuan
Semua urusan tak tau talan
Yang terpikir sekarang hanya “jalani saja”
Tanpa tahu mana yang pasti dan mana yang tak pasti

Jenuh ku memikirkannya
Ingin sekalai otak dicopot dan ditaruh didalam wadah kosong
Tanpa pikiran dan tanpa harapan
Membiarkannya dalam ketenangan walau hanya sekejab

alik cilik

Selasa, 17 Januari 2012

Waspada Bahaya Sayur dan Buah

Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan tubuh. 

Profesor Ahmad Sulaeman, pakar keamanan pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan, potensi itu tak lepas dari cemaran bahan kimia pertanian, seperti pestisida, melebihi ambang batas kewajaran.

Ia menyebut dua jenis pestisida yang biasa mencemari produk pangan segar. Pertama, yang sifatnya sistemik atau telah menyebar ke seluruh bagian sayur dan buah. Kedua, yang hanya mencemari permukaan bahan pangan sehingga masih bisa diatasi dengan cara mencuci atau menghilangkan kulitnya. 

Ia menyebut bahan makanan segar yang paling beresiko tinggi mengandung residu pestisida adalah apel, pir, peach, anggur, buncis, tomat, stroberi, bayam, cabe, melon, selada dan berbagai jus. Buah dan sayuran segar berkulit lembut cenderung mengandung residu lebih banyak daripada buah dan sayuran berkulit tebal atau bercangkang.

"Tapi waspada juga buah berkulit seperti kelengkeng, jangan biasakan menggigit kulitnya untuk membuka, karena kecenderungan kelengkeng tak dicuci padahal kulit potensial menyimpan residu pestisida," katanya.

Pestisida atau pembasmi hama   adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest("hama") yang diberi akhiran -cide ("pembasmi"). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu. Pestisida biasanya, tapi tak selalu, beracun. dalam bahasa sehari-hari, pestisida seringkali disebut sebagai "racun". Penggunaan pestisida tanpa mengikuti aturan yang diberikan membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan, serta juga dapat merusak ekosistem. Dengan adanya pestisida ini, produksi pertanian meningkat dan kesejahteraan petani juga semakin baik. Karena pestisida tersebut racun yang dapat saja membunuh organisme berguna bahkan nyawa pengguna juga bisa terancam bila penggunaannya tidak sesuai prosedur yang telah ditetapkan. 

Paparan pestisida dalam tubuh manusia bisa memicu beragam masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan memori, leukimia, gangguan motorik, dan keguguran. Pestisida golongan antiandrogenik bahkan dapat memicu demaskulinisasi yang mengacaukan hormon pria. Pria yang mengalami kondisi ini akan cenderung menjadi feminin dan dapat mengalami pengecilan alat kelamin dalam jangka panjang. 

Berdasar data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2010, cemaran bahan kimia menempati urutan ketiga sebagai agen penyebab keracunan pangan yakni sebesar 19,13. Urutan pertama ditempati mikrobiologi.
Karena itu, adalah hal yang bijak jika kita melakukan usaha pencegahan sebelum pencemaran dan keracunan pestisida mengenai diri kita atau makhluk yang berguna lainnya. Usaha atau tindakan pencegahan yang perlu dilakukan adalah :
1.   Ketahui dan pahami dengan yakin tentang kegunaan suatu pestisida. Jangan sampai salah berantas. Misalnya, herbisida jangan digunakan untuk membasmi serangga. Hasilnya, serangga yang dimaksud belum tentu mati, sedangkan tanah dan tanaman telah terlanjur tercemar.
2.   Ikuti petunjuk-petunjuk mengenai aturan pakai dan dosis yang dianjurkan pabrik atau petugas penyuluh.
3.   Jangan terlalu tergesa-gesa menggunakan pestisida. Tanyakan terlebih dahulu pada penyuluh.
4.   Jangan telat memberantas hama, bila penyuluh telah menganjurkan menggunakannya.
5.   Jangan salah pakai pestisida. Lihat faktor lainnya seperti jenis hama dan kadang-kadang usia tanaman juga diperhatikan.
6.   Gunakan tempat khusus untuk pelarutan pestisida dan jangan sampai tercecer.
7.   Pahami dengan baik cara pemakaian pestisida.

Senin, 16 Januari 2012

Bayi Belajar Nangis dan Tertawa dalam Rahim

"Janin (en:fetusfoetusfœtusfaetusfætus) adalah mamalia yang berkembang setelah fase embrio dan sebelum kelahiran. Dalam bahasa Latinfetus secara harfiah dapat diartikan "berisi bibit muda, mengandung". Pada manusia, janin berkembang pada akhir minggu kedelapan kehamilan, sewaktu struktur utama dan sistem organ terbentuk, hingga kelahiran. Janin disebut juga Calon Bayi."
VIVAnews - Perkembangan janin di dalam rahim memang sangat menakjubkan dan selalu menarik untuk diketahui. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa bayi belajar mengekspresikan kebahagiaan dan kesedihan sejak di dalam kandungan.

Bayi di dalam rahim mengembangkan berbagai gerakan wajah sedemikian rupa dan sangat mungkin untuk diidentifikasikan sebagai ekspresi tertawa dan menangis.

Untuk pertama kalinya, sekelompok peneliti mampu menunjukkan bahwa ekspresi wajah berkembang pada kehamilan usia 24-36 minggu. Setelahnya, gerakan wajah janin akan menjadi lebih kompleks.

Seperti dilansir dari Female First, mereka meneliti rekaman video gerakan wajah janin yang diperoleh dari mesin USG 4D pada tahap akhir kehamilan. Mereka meneliti janin yang sama setelah mereka memastikan bahwa janin dalam keadaan sehat pada hasil pindai minggu ke 20, 24, dan 36. Mereka menemukan bahwa pergerakan wajah janin menjadi lebih kompleks dari waktu ke waktu.

Janin pada tahap pertama pengamatan di minggu ke 24 mampu menggerakkan satu otot wajah mereka. Mereka merenggangkan bibir mereka atau membuka mulut mereka. Di minggu ke 35, janin mulai menggabungkan sejumlah gerakan otot wajah, misalnya menggabungkan perenggangan bibir, menurunkan alis mata, dan memperdalam alur nasolabial (garis bawah pipi) sehingga menjadi ekspresi yang dikenali.

"Ini adalah wawasan baru yang menarik dalam proses perkembangan janin. Penelitian ini untuk pertama kalinya menunjukkan bahwa pada janin yang sehat ada perkembangan kompleks gerakan wajah," ujar Profesor statistik sosial Brian Francis dari Universitas Lancaster Fakultas Matematika dan Statistik, yang tergabung dalam tim peneliti.

Meskipun janin tidak dapat membuat suara, ini berarti sebelum dilahirkan bayi sudah belajar bagaimana mengekspresikan beberapa ekspresi wajah seperti menangis dan tertawa.

Dalam penelitian sebelumnya, diketahui bahwa bayi berkedip sebelum dilahirkan, serta diidentifikasikan bahwa mereka cemberut di dalam rahim. "Namun, dalam penelitian ini untuk pertama kalinya kami telah mengembangkan metode coding dan analisis untuk melacak peningkatan kompleksitas gerakan ekspresi wajah janin," ujar Dr Nadja Reissland dari Universitas Durham.

Para peneliti berpendapat bahwa gerakan-gerakan tersebut dikembangkan sebelum bayi merasakan emosi, sama seperti gerakan latihan pernapasan di dalam rahim.

Para peneliti kini merencanakan untuk melihat apakah pergerakan wajah janin dapat membedakan ibu yang merokok selama kehamilan dan yang bukan perokok. Mereka juga akan memeriksa perkembangan yang berkaitan dengan ekspresi marah, tersenyum, dan sedih.
• VIVAnews

Jumat, 06 Januari 2012

Humor sapaan mesra


Seorang pria muda merasa rumah tangganya bermasalah karena ia sering bertengkar dengan istrinya. Suatu hari ia bertengkar hebat dan ia memutuskan untuk menenangkan diri dengan pergi mengunjungi kakek neneknya dan menginap semalam disana.
Keesokan harinya sewaktu sarapan, si pria muda bertanya kepada kakeknya. “sampai di usia yang tua ini, kakek dan nenek selalu tampak mesra. Kakek selalu memanggil nenek dengan sayangku, cintaku, kekasihku, pokoknya mesra banget. Apa sih rahasia kakek?” Tanya sang pria muda.
“sebenarnya, cucuku, itu kareana sejak lama aku lupa nama nenekmu,” jawab sang kakek sambil bisik-bisik.









Poin penting
What is in a name?
Komunikasi bukan hanya perkara mentranfer pesan. Komunikasi memerlukan landasan agar bisa mengalir lancer. Salah satu landasannya adalah membangun kesan positif. Kesan tersebut dibangun dengan memperlihatkan antusiasme saat kontak lawan bicara anda. Usahakan agar anda terdengar tulus. Ketulusan anda itu terlihat dari bahasa tubuh. Melakukan pekerjaan lain sewaktu anda sedang berbicara, seperti meneruskan mengetik sesuatau maupun mengecek SMS atau menoleh untuk melihat siapa yang baru saja masuk lewat pintu, akan membuat lawan bicara anda merasa disepelekan.
Saya, dan ssaya yakin anda juga, akan lebih senag jika di panggil nama daripada sekedar “eh” atau “kamu” atau hei”. Nama bukan sekedar kumpulan huruf yang dilekatkan pada seseorang. Namun membuat seseorang menjadi ada dan berada di antara kumpulan orang lainya. Mampu mengingat dan menyebut nama lawan bicara dengan benar juga salah satu strategi untuk memunculkan kesan positif.
Agar anda bisa mengingat nama  seseorang dengan cepat, pertama-tama yang harus anda  adalah mengucapkan nama tersebut berulang kali setelah anda merasa atau mendengar informasi.  Anda pasti sudah menggunakan teknik itu sewaktu duduk di bangku sekolahan. Masih ingatkah saat semalam sebelum ujian sejarah, anda, dengan hanya berkomat-kamit, mengucapakan kata-kata tahun tejadinya perang di Jawa yang di pimpin Pangeran Diponegoro?
Kedua, jangan biarkan pikiran nada mengembara atau terpecah saat anda mengulang-ulang nama tersebut. Interfrensi akan menghambat proses masuknya informasi tersebut ke dalam ingtan anda.
Terahir, visualkan ingtan anda. Coba ikuti tes kecil berikut ini. Hitung berapa jumlah pintu rumah anda, tanpa beranjak darri kursi yang anda duduki saat ini. Sudah? Sekarang kita coba menghitung dengan cara berikut. Bayangkan ruangan tempat anda membaca. Kemudian, bayangkan diri anda mengembara ke sekeliling rumah sambil menghitung jumlah pintu. Lebih mudah, bukan? Itulah kekuatan visualisasi. Otak kita sudah dianugrahi ingatan visual dan ingatan verbal. Jadi, kita akan lebih mampu mengingat ketika kita menghafal nama sambil membayangkan wajah dan postur pemilik nama.
Daya ingat anda seperti otot. Semakin sering kita gunakan, semakin tajam kemampuanya. Sebaliknua, semakin jarang kia gunakan, semakin mundur kondisinya.

Pengikut